Siswa SMP Dilempar Handphone dan Dianiaya Hingga Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi penganiayaan terhadap anak SMP. SP/ Dsy
Illustrasi penganiayaan terhadap anak SMP. SP/ Dsy

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seorang siswa SMP kembali mengalami dugaan penganiayaan dengan dilempar handphone hingga meninggal oleh temannya di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Kronologi bermula, saat korban berinisial FAS bersama tiga temannya yakni IQ, SA, dan MB berada di kamar rumah milik MA.

Warga sekitar Abdul menjelaskan, bahwa setelah beberapa saat bermain, ada kata-kata MB yang membuat tersinggung korban FAS sehingga mendekati dan mendorong kepala MB.

"Keempat anak itu main di dalam kamar rumah Pak Agus," katanya, dikutip Minggu (26/03/2023).

MB yang tidak terima perlakuan korban kepadanya, MB langsung melemparkan handphone yang dipegangnya, ke arah belakang tanpa melihat atau ke posisi korban FAS berada.

"MB reflek melemparkan handphone yang dipegangnya dan lemparan handphone itu tak tahu mengenai bagian tubuh sebelah mana," jelasnya.

Menurut Abdul, usai lemparan handphone itu, korban FAS mendekati MB dan langsung memukul lalu terjadi perkelahian, sementara dua temannya melerai. 

"Saat dilerai itulah FAS tiba-tiba lemas dan pingsan. Saat pingsan itu korban FAS dilarikan ke klinik terdekat dan langsung dirujuk ke RSUD. Namun nyawa FAS tak tertolong," bebernya.

Sebelum korban dimakamkan di TPU Desa, petugas dari Polresta Sidoarjo melakukan olah TKP di rumah Agus, namun hingga saat ini masih belum ada tanggapan.  dsy/kmp/mdc

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …