Ramadhan Fashion Show Bisa Ungkit Kerajinan Batik Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para model berlenggak lenggok di atas catwalk dengan baju fashion dari batik. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Para model berlenggak lenggok di atas catwalk dengan baju fashion dari batik. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sejumlah event untuk memeriahkan bulan ramadhan mulai digelar di Lamongan, salah satunya parade fashion show yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Lamongan di Alun-alun Lamongan.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tersebut turut diikuti 18 pelaku garmen dan desainer Lamongan. Beragam desain busana muslim untuk laki-laki, perempuan, anak-anak serta aksesoris seperti tas dibawakan para model untuk dipamerkan di hadapan seluruh pengunjung.

"Senang sekali bangga sekali, Saya bisa hadir di tengah-tengah para pengrajin, pengusaha fashion, para desainer yang hasil busananya dipamerkan. Tentu saja ini sangat mengangkat dan menunjukkan kepada dunia bahwa Lamongan memiliki produk unggulan yang tidak kalah dengan produk daerah lainnya, terutama tenun dan batik Lamongan," ujar Bupati.

Melalui berbagai pagelaran semacam ini, Pak Yes berharap, akan terus mendorong UMKM terutama dibidang fashion semakin naik kelas dan semakin dikenal masyarakat luas.

"Beberapa waktu lalu juga telah dipamerkan busana dengan motif batik dan tenun Lamongan yang diselenggarakan Dekranasda bersama Etnura di Sangri-La Surabaya dan setelah pagelaran itu, Saya mendapatkan banyak pesan melalui whatsapp bahwa busananya bagus-bagus. Dengan sentuhan para desainer dari Etnura semakin meningkatkan nilai dari batik dan tenun Lamongan," jelasnya.

Merasa berkewajiban ikut serta dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lamongan, Ketua Dekranasda Lamongan Anis Yuhronur Efendi mengungkapkan, dalam kesempatan ini Dekranasda Lamongan mengangkat pelaku garmen dan desainer Lamongan untuk turut serta dalam memeriahkan  fashion parade.

"Kami berkewajiban dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Lamongan dan pada kesempatan ini sebanyak 18 pelaku garmen dan desainer Lamongan yang terdiri dari produk mukena, gamis, baju koko dan tas turut serta meramaikan," ujar Anis.

Lebih lanjut Anis menerangkan, dari 18 desainer tersebut terdapat beberapa yang lolos dalam program BI  Jatim Wastra Nusantara pada Tahun 2022 dan berkesempatan mengikuti Moffest, yaitu rangkaian acara yang memamerkan koleksi trend dan desain terkini dalam fashion muslim.

"Produk Lamongan tak kalah dengan produk daerah lainnya, terbukti dengan banyaknya pengrajin maupun desainer yang produknya telah diakui masyarakat secara luas. Untuk itu, Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Lamongan untuk mendukung program #AyoDitumbasi dan #AyoBeliProdukLamongan. Kampanye ini perlu terus digalakkan untuk menciptakan kesadaran, kecintaan dan kebanggaan hingga akhirnya menggunakan produk Lamongan. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan," tuturnya.

Melalui momen ini pula, Anis mengajak untuk menjadikannya sebagai langkah penting dan pijakan bagi kita semua untuk mengembangkan kerajinan Lamongan.

Usai menyaksikan fashion show, Pak Yes bersama seluruh jajaran OPD yang hadir  mengunjungi stand-stand busana muslim yang cocok untuk menyambut hari lebaran, juga bazar makanan dan minuman yang akan berlangsung selama dua hari kedepan, serta akan disajikan 1.000 takjil gratis pada Minggu, 26 Maret 2023. jir

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…