Remaja Pelaku Perang Sarung Dimasukkan Liponsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Empat hari berturut-turut mulai hari pertama Ramadan Kamis (23/3/2023) lalu, hingga Minggu (26/3/2023) malam, Kota Surabaya selalu diwarnai aksi perang sarung terutama saat dini hari.

Senin (27/3/2023), kemarin, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menggelar pertemuan tertutup dengan Kombes Pol Pasma Royce Kapolrestabes Surabaya salah satunya membahas penertiban perang sarung yang tak hanya meresahkan warga tapi juga menimbulkan korban luka.

“Perang sarung sudah kita koordinasikan dengan Pak Kapolres, kemarin sudah ada (patroli) besar-besaran hari Sabtu kemarin. Karena kejadian yang di Wiyung itu kan dari Gresik menyerbu Wiyung. Alhamdulillah asuhan rembulan (patroli rutinan Satpol PP) tetap berjalan, Sabtu kemarin sudah dalam jumlah besar. Ini saya bertemu dengan Kapolres dan Dandim untuk menguatkan di masing-masing wilayah,” beber Eri, Senin (27/3/2023).

Eri menegaskan, polisi dan pemerintah akan turun dan gencar menertibkan perang sarung. Bagi mereka yang tertangkap patroli akan dikenakan sanksi sosial.

“Jadi kita koordinasi terkait dengan kondisi anak-anak (perang sarung) alhamdulillah kapolres sudah menerjunkan bersama dengan pemkot kita akan melakukan sanksi sosial. Pendampingan dilakukan sampai ke rumah nanti anak-anak tertangkap akan kita beri pendekatan ke liponsos, anak yang ikut Sekolah Kebangsaan juga akan jadi mentor,” bebernya lagi.

Mereka yang terjaring akan dibawa ke UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih Surabaya tempat penampungan gelandangan pengemis, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), PSK, jompo dan lain sebagainya. Mereka akan diminta merawat penghuni. “Iya dibawa ke sana,” katanya.

Selain diberi sanksi, orang tua anak juga akan dipanggil pemkot. “Dinas Pendidikan sudah kita sampaikan. Jadi kalau ada di sekolah yang tertangkap anaknya maka kita berikan sanksi, orang tuanya kita panggil dan anaknya kita berikan sanksi,” tandasnya.

Sementara bagi mereka yang terjaring namun membahayakan orang lain, dengan menyertakan sajam (senjata tajam) dalam sarung, atau bahkan menimbulkan korban, maka akan diproses pidana.

“Kan ada pelapor, ada korban, kita proses. Kalau yang ketangkap (patroli) sanksi sosial,” tambah Kombes Pol Pasma Royce.

Diketahui, hasil patroli gabungan selama Ramadan, sudah ada puluhan remaja terjaring saat perang sarung. Rata-rata mereka berusia 15-18 tahun. ham/rmc

 

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…