Operasi Pekat Semeru 2023 Polres Blitar Kota Ungkap 69 Kasus dengan 72 Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat diberi arahan oleh Pengasuh Ponpes. SP/Lestariono
Saat diberi arahan oleh Pengasuh Ponpes. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jajaran Polres Blitar Kota di bawah komandan AKBP Argowiyono.SH S.IK M.Si hanya kurun waktu 12 hari berhasil ungkap 69 kasus pidana berbagai jenis dengan 72 tersangka. Menurut AKBP Argowiyono dalam keterangang persnya pada Sabtu (1/4-23) petang di lobi Kantornya, keberhasilan ungkap 69 kasus tersebut merupakan hasil Operasi Pekat Semeru 2023.

"Jadi ungkapan berbagai kasus ini merupakan Operasi Pekat Semeru 2023 yang kita awali dari tanggal 13 sampai 25 Maret 2023, dengan ungkap 69 kasus dengan 72 tersangka, hal ini adalah tindak lanjut dalam menjaga Harkamtibmas di wilayah Hukum Polres Blitar Kota, apalagi saat ini bertepatan bulan puasa, sekaligus kita memberi, menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan puasa yang penuh Hidayah ini," kata AKBP Argowiyono awali releasenya

Dalam kesempatan itu turut hadir Bupati Blitar Hj Mak Rini Syarifah, serta Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Inf Sapto Priyono, serta pengasuh dua pondok pesantren di Kabupaten Blitar. Selain mengikuti perkembangan situasi kamtibmas di Wilayah Blitar Raya, dua ponpes yaitu Ponpes Bustanul Muta'alimin dan Ponpes Al Kautsar untuk menerima ke 26 remaja untuk ikuti pendidikan pesantren kilat, setelah mereka ditangkap oleh Polsek Srengat Polres Blitar Kota (31/3) dini hari.

Selanjutnya Kapolres Blitar dalam Program pesantren kilat yang diawali pada Sabtu (1/04) sore, AKBP Argowiyono menyerahkan secara simbolis 12 remaja itu kepada dua Ponpes tersebut disaksikan Bupati Blitar Hj Mak Rini Syarifah dan Komandan Kodim 0808 Letkol Inf Sapto Dwi Priyono  di serambi Masjid Polres Blitar Kota.

"Kita sepakati anak-anak ini akan kami ikutkan Pesantren Kilat, sebagai upaya pembinaan dan menambah ilmu pengetahuan dan mendidik kepribadian mereka di Bulan Ramadhan ini," papar Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono.

 

AKBP Argowiyono menambahkan bahwa saat ini ada sekitar 11 anak yang akan diserahkan untuk mengikuti pesantren kilat. Ke 11 anak akan ditempatkan di Pondok Bustanul Mutaalimin pimpinan Gus Luby di Kota Blitar dan Ponpes Al Kautsar untuk kegiatan pesantren kilat. Untuk 15 remaja lainnya akan ditempatkan di ponpes yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

"Benar sementara baru 11 anak yang kami serahkan ke Ponpes untuk mengikuti pesantren kilat di Pondok Bustanul Mutaalimin dan Pondok Al Kautsar. Beberapa anak lainnya akan dilakukan pendataan ulang," kata Kapolres Blitar Kota yang ahli Ibadah ini.

AKBP Argowiyono juga menekankan jajarannya untuk lebih mengintensifkan patroli kamtibmas di bulan Ramadhan ini dengan sasaran perang sarung  petasan dan balap liar, selain antisipasi gangguan kamtibmas lainya.

"Harapannya dapat mengurangi tindakan negatif remaja dan saat ini kami juga meminta dukungan TNI, Pemda dan masyarakat untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah," ujarnya.

Sementara Bupati Blitar memberikan aspirasi atas prakarsa Pak Kapolres Blitar Kota untuk mengikutkan pesantren kilat di dua ponpes, sekaligus mencetak dan mendidik anak yang cerdas dan berbudi baik kedepanya.

"Pemkab Blitar sangat apresiasi dengan program Bapak Kapolres Blitar Kota untuk mengikutkan Pesantren Kilat terhadap anak-anak ini, dengan harapan kami kedepannya anak anak ini mempunyai kepribadian yang baik sopan santun dan berakhlak mulia, dan kita ciptakan Blitar ini kondusif, aman, tentram dan nyaman bersama TNI dan Polri," harap Mak Rini  panggilan akrabnya. Les

Berita Terbaru

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…