SurabayaPagi, Surabaya - Guna memperlebar sayap bisnis dan menyambung tali silaturahmi, Rumah Duka Grand Heaven menyambangi Kantor PWNU Jatim dan Universitas Muhammadiyah pada Sabtu, (8/4/2024).
Tak hanya ajang silaturahmi, Grand Heaven juga memperkenalkan visi misi rumah dukanya terkait pemulasaraan jenazah secara syariat Islam.
Grand Heaven sendiri merupakan rumah duka yang mempunyai treatmen jenazah yang ada di Surabaya.
Suwito Mulyadi selaku owner dari rumah duka Grand Heaven menjelaskan bahwa kunjungannya ke PWNU Jatim dan Universitas Muhammadiyah merupakan ajang silaturahmi dan mengenalkan treatmen jenazah sebelum pemulasaraan.
"Jadi jenazah setelah kami mandikan dengan standart internasional, lalu jenazah akan kita treatmen layaknya seperti orang yang tertidur pulas," Ujar Suwito.
Di akhir kunjungannya ke kantor PWNU, Suwito mengucapkan terimakasih karena bisa diterima ditengah kesibukan PWNU Jatim.
"Kami menunggu kunjungan dari NU untuk memeriksa semua fasilitas yang kami gunakan untuk proses pemulasaraan umat islam," Katanya.
KH. Ali Masykur Musa selaku pengurus PWNU mengapresiasi kedatangan Grand Heaven ke kantor PWNU Jatim. Menurutnya prinsip dari Grand Heaven sendiri adalah kemanusiaan.
"Karena kedepan akan membantu warga muslim yang meninggal secara in one sistem," Ujarnya.
Ali Masyukur menambahkan, nantinya PWNU juga akan melakukan evaluasi. Menurutnya PWNU akan melakukan pengecekan prosedur perihal pemulasaraan jenazah dengan cara Islam. Hal ini dikarenakan umat muslim sendiri mempunyai prosesur dalam proses pemulasaraan jenazah.
"Saya kira upaya upaya kebersamaan spirit ini sungguh sangat luar biasa, karena islam sendiri merupakan Rahma tan lil alamin yang artinya, islam sendiri merahmati semua makhluk. Jadi dari latar belakang apapun kita tidak akan membedakan, karena ini sendiri merupakan prinsip dari NU," Tandasnya.
Tak hanya mengunjungi Kantor PWNU Jatim, dalam kegiatan ini Grand Heaven juga menyambangi Universitas Muhammadiyah, Surabaya.
Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur Tamhid Mashudi secara langsung menyambut kedatangan tim dari Grand Heaven di kampus Universitas Muhammadiyah.
Tamhid menjelaskan bahwa di Jawa Timur sendiri PW Muhammadiyah telah mempunyai sebayak 35 Rumah Sakit untuk kepentingan masyarakat secara umum.
Ke 35 rumah sakit tersebut tidak hanya melayani warga Muhammadiyah saja, melainkan dari semua lapisan masyarakat dari berbagai segmen.
Pada kesempatan tersebut, Tamhid menyampaikan bahwa dari sisi keagaman rumah sakit milik Muhammadiyah juga melayani semua masyarakat tanpa memandang latar belakang. Jadi kedatangan Grand Heaven menurutnya akan menjadi penting terkait layanan untuk pemulasaraan jenazah yang tidak bisa dimakamkan secara langsung.
"Untuk kedepannya akan ada situasi tertentu yang mana kami membutuhkan jasa Grand Heaven, dimana kondisi yang tidak memungkinkan jenazah untuk di kuburkan secara langsung," Ucapnya.
Tamhid juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa Grand Heaven sendiri adalah sebuah tempat penghormatan bagi manusia yang telah sampai ajalnya.
"Kami berharap dapat berkerjasama dalam bidang ekonomi, atau bidang yang lain seperti keagamaan. Supaya kebhinekaan ini tidak hanya menjadi slogan, dan kami berharap kebhinekaan ini dapat terwujud sehingga kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat terwujud," Pungkasnya.
Editor : Redaksi