SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tengah beredar video viral di media sosial Twitter dan Instagram, mengenai fenomena scan QRIS di Masjid Nurul Iman Blok M Square yang ternyata itu bukan kebijakan dari pihak masjid.
Terlihat dari video yang beredar, tampak seorang laki-laki berkemeja gelap menempelkan QRIS ke kotak amal masjid. Aksinya terekam CCTV. Ia begitu santai menempelkan QRIS di sudut-sudut masjid. Terlihat di waktu CCTV, peristiwa terjadi 6 April 2023.
Sementara itu, Habibi Katin selaku Sekretaris DKM Nurul Iman mengaku mendapat info dari jemaah bahwa aksi serupa juga terjadi di masjid lain.
"Di antaranya di Masjid Istiqlal, Masjid Al Azhar Kebayoran, Masjid Raya Pondok Indah, hingga masjid di Kalibata City," kata Habibi.
kumparan masih berusaha mengkonfirmasi ke masjid-masjid yang disebut Habibi.
Habibi menguraikan perbedaan ciri dari QRIS yang memang digunakan Masjid Nurul Iman Blok M Square sebagai saluran infak dengan QRIS palsu yang dipasang oleh seorang pria berkaca mata yang videonya viral. Ia membagikan 2 foto QRIS yang berbeda.
Berikut perbedaannya:
- Di bagian atas, QRIS pihak masjid bertuliskan nama 'Masjid Nurul Iman Blok M Square'.
- Sementara di bagian atas QRIS yang ditempeli pria dan viral tersebut bertuliskan nama 'Restorasi Masjid.
- Barcode QRIS Masjid Nurul Iman sudah tampak lusuh dan mulai pudar. Sementara yang palsu masih terlihat baru.
- Ada nomor rekening resmi Masjid Nurul Iman di QRIS asli, sementara di QRIS yang satunya hanya ada tulisan 'SQAN QRIS UNTUK INFAQ'
- Di bagian bawah QRIS palsu, ada keterangan bisa sedekah via metode lain, seperti Gopay, OVO, hingga DANA. Yang palsu ditempel di kotak amal, tiang dan depan lift," ujar Habibi.
Sementara itu, kata Polisi:
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Tribuana Roseno memberikan penjelasan terkait pemalsuan QRIS di Masjid Blok M Square.
"Kami masih penyelidikan, belum ada laporan. Polisi sudah cek TKP," kata Tribuana kepada kumparan.
QRIS dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia yang bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai.
Jadi, kalau orang mengscan dan beramal via itu, diduga uang akan masuk ke rekening pria tadi. Pihak Masjid Nurul Iman Blok M Square pun buka suara terkait ini.
"Masjid Nurul Iman Blok M Square tidak menggunakan barcode QRIS untuk infak kegiatan masjid," kata pengurus masjid di akun Instagram mereka, dikutip Senin (10/04/2023).
Pihak masjid menegaskan, bagi jemaah yang ingin beramal, untuk menaruh uang cash langsung ke kotak. Atau bila ingin transfer, kirim melalui rekening resmi masjid.
"Jika di antara jemaah ada yang mendapati barcode, nomor rekening atas nama Masjid Nurul Iman Blok M Square mohon dikroscek dulu dan menghubungi Sekretariat," kata pihak Masjid. dsy/kmp
Editor : Desy Ayu