SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Manchester United harus puas berakhir imbang saat melawan Sevilla. Pasalnya dua gol bunuh diri pemain Setan Merah tersebut gagal dan pupus di menit-menit akhir pertandingan.
Berlangsung di Old Trafford, Jumat dini hari WIB (14/4/2023), MU sempat memimpin 2-0. Dua gol tersebut diciptakan oleh Marcel Sabitzer di menit ke-14 dan 21.
Namun, Harry Maguire mesti menerima nasib kembali mendapatkan sorotan negatif dari kalangan suporter Manchester United. Gol bunuh diri lawan Sevilla jadi petakanya.
Maguire masuk sebagai pengganti saat Manchester United menjamu Sevilla di Old Trafford, Jumat (14/4/2023) dini hari WIB, pada leg pertama perempat final Liga Europa. Ia masuk selepas turun minum untuk menggantikan Raphael Varane yang cedera.
Bermain setengah pertandingan, Maguire selaku kapten memimpin MU yang kemudian kehilangan momentum. Gol bodoh Maguire menggagalkan kemenangan Man United. Ini bikin hidup fans MU makin kusut.
Akibat kelalainnya, Maguire mendapat banyak kritis dan komentar negatif tentangnya. "Maguire nih tau aja ya kalo banyak fans MU yg kusut akhir akhir ini karena hidup wkwkwkwkwk," komentar akun @Baldinf47.
"Tips bobol gawang MU: Arahin saja tembakan bolamu ke badan pemain MU, terutama ke Maguire," kata @adidwijayadi.
"Maguire padahal udah main bagus terlepas dari own goalnya, siapapun yang ada di posisi Maguire pasti akan seperti itu. Tapi seperti itulah manusia selalu mencari kambing hitam, karena tidak siap terhadap hasil akhir. Terlebih MU main 10vs11. Pasti Erik Ten Hag pasang badan," tulis akun @setiyocobenk membela.
"Gol kedua, bunuh diri, tp itu tuh sulit banget bahkan utk bunuh diri dr situ pun. Bener2 kuasa Tuhan, dan kenapa harus Maguire adalah bukti Tuhan punya sense of humor yang luar biasa lucu." ujar @awanpamungkas.
"salah emang kebangun terus memutuskan buat nonton elanga sm maguire main.
Sementara itu, gol bunuh diri Maguire berawal dari tandukan Youssef En-Nesyri. Maguire hanya bisa pasrah lantaran berada di momen dan tempat yang salah.
Bola tandukan En-Nesyri melintas dan mengenai muka Maguire. Arah bola berubah dan membuat kiper Man United, David de Gea mati langkah.
"Saya kesulitan menemukan kata yang tepat. Pertandingan ini seperti wahana rollercoaster. kami mesti menyudahi laga dan pada akhirnya berujung imbang. Ini bukan yang kami mau," kata Sabitzer, Jumat (14/04/2023).
"Kami punya peluang (untuk menuntaskan pertandingan). Kami mengontrol permainan, namun sayangnya kami memberikan gol mudah. Kami tak boleh kebobolan gol semacam ini dan kami sangat kecewa sekarang," tutur pemain yang direkrut dari Bayern Muenchen itu.
Sabitzer begitu kecewa dengan apa yang dia lihat dalam laga Man United vs Sevilla. Ia tanpa ragu menyebut momen MU kebobolan sebagai kesalahan fatal.
"Dalam kompetisi seperti ini Anda mesti fokus sampai akhir. Menit-menit akhir sedikit aneh. Dua gol bodoh. Itu bukanlah yang kami inginkan." tutupnya. dsy/kps/dc
Editor : Desy Ayu