Gara-Gara Google Maps, 1 Unit Elf Berisi 21 Wisatawan Masuk Jurang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi daat mengevakuasi mobil elf yang terperosot ke jurang, Jumat (28/04/2023). SP/ BND
Polisi daat mengevakuasi mobil elf yang terperosot ke jurang, Jumat (28/04/2023). SP/ BND

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Mobil Elf dengan nomor polisi D-7149-AA yang dikemudikan oleh seorang sopir bernama Reza Fauzan Afiqu terperosok ke jurang di wilayah Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Satu unit mobil elf tersebut berisi 21 wisatawan asal Karawang. Elf tersebut terperosok saat mengikuti arahan Google Maps. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/4/2023) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Tak hanya karena mengikuti Google Maps, sopir pun diduga lupa mengerem tangan kendaraan saat sedang berhenti ketika berpapasan dengan kendaraan lain di lokasi kejadian.

Disebutkan juga ada dua penumpang yang terjepit dan menunggu dievakuasi. Para korban kini sudah dievakuasi oleh warga dan pihak kepolisian.

Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan rombongan wisatawan yang masih satu kampung itu melalui Jalan Kampung Pasir Angin, Rongga menuju ke objek wisata Curug Malela mengikuti arahan Google Maps.

"Jadi mereka ini mengikuti petunjuk arah dari Google Maps. Mereka masuk dari Jalan Saguling, bukan jalur arteri Cimareme ke arah Cililin," kata Sudirianto, Jumat (28/4/2023).

Sementara kondisi ruas jalan alternatif yang mereka lalui sempit dan berkelok. Saat kejadian elf tersebut berpapasan dengan truk pengangkut tabung gas elpiji sehingga salah satunya harus berhenti.

"Jadi pada saat di TKP, karena jalan cukup sempit berpapasan dengan truk membawa tabung gas kendaraan berhenti. Karena supir tidak tahu jalan, dia akhirnya turun untuk mengecek kondisi. Tiba-tiba elf tersebut maju dan masuk ke jurang," ujar Sudirianto.

Pihak Polres Cimahi memastikan tidak ada korban jiwa pada peristiwa kecelakaan yang dialami para wisatawan asal Karawang tersebut.

"Kami pastikan tidak ada korban jiwa dari peristiwa kecelakaan kendaraan minibus yang terjun dan ditumpngi wisatawan asal Karawang ini, dan hanya luka luka saja, setelah dievakuasi semuanya kami antarkan pulang," ucap Sudirianto.

Usai di evakuasi dan mendapatkan perawatan medis, ke 21 korban pun di pulangkan dengan menggunakan elf pengganti yang disiapkan pihak kepolisian dan dikawal jajaran polisi lalulintas Polres Cimahi ke tempat asalnya. dsy/dc/brs

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…