Stop Pamer Kemewahan, KPK Pasang Radar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kian gencar melakukan penelusuran terkait asal usul kekayaan penyelenggara negara.

LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang masuk ke KPK dipelototi sebagai radar.

Sampai LHKPN Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana, dicermati.

Asal usul harta Kadinkes di sebuah propinsi pun didalami. Ini usai Kadinkes Provinsi Lampung, viral pamer kemewahan. Reihana dijadwalkan untuk diklarifikasi pada pekan ini.

"Minggu ini," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan saat dikonfirmasi, Rabu (3/5/2023).

Melansir situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Reihana melaporkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) 2022 pada 16 Februari 2023.

 

Ditelusuri dari Data Perbankan

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menjawab pertanyaan kapan Reihana akan diklarifikasi.

Klarifikasi kepada Reihana akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Tim KPK sebelumnya telah melakukan penelusuran kekayaan Reihana melalui data perbankan.

Pahala belum memerinci hari apa Reihana akan menjalani klarifikasi. Dia menyebut Tim Direktorat LHKPN KPK saat ini tengah berkoordinasi dengan Reihana untuk menyesuaikan jadwal undangan klarifikasi di pekan ini. "Tim lagi nyocokin jadwal dengan beliau," katanya.

 

Harta Reihana Dinilai Janggal

KPK serius menelusuri asal usul kekayaan Reihana. Ini masuk analisis awal ada kejanggalan yang ditemukan KPK. "Analisis awal sih kecil bener ya (kekayaan Reihana)," tambah Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan .

Reihana diketahui telah 14 tahun menjabat sebagai Kadinkes Lampung. KPK menilai kekayaan yang dilaporkan Reihana di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya tidak sesuai profil.

Pahala mengatakan Tim Direktorat LHKPN KPK menelusuri asal kekayaan Reihana lewat data perbankan. Hasil analisis itu nantinya menjadi acuan KPK untuk melakukan klarifikasi kepada Reihana.

"KPK lagi tunggu data perbankan dan lain-lain. Jadi masih di-review dulu data-datanya sebelum diputuskan akan diklarifikasi," tutur Pahala.

Pasalnya Reihana,sempat viral karena dinilai netizen memamerkan barang-barang mewah. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, juga soroti.

Meski begitu, Kepala Dinkes Lampung itu masih enggan memberikan tanggapan terkait viralnya gaya hidupnya yang dinilai telah memamerkan harta itu. Reihana sendiri telah menjabat sebagai Kadinkes Provinsi Lampung selama 14 tahun. n erc/rmc

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…