Jumlah Kunjungan Wisman ke Jatim Capai 10.652 pada Maret 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur (Jatim) melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda pada bulan Maret 2023 tercatat ada sebanyak 10.653 kunjungan.

Angka tersebut turun 10,62 persen dibandingkan bulan Februari 2023 yang mencapai 11.919 kunjungan. Sementara jika dibandingkan dengan bulan Maret 2022, jumlah kunjungan wisman ke Jatim meningkat sebesar 18.589 persen atau 10.596 kunjungan. Dengan jumlah wisman pada Maret 2022 sebanyak 57 kunjungan.

Koordinator Tim Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin mengatakan bahwa jumlah wisman terbanyak berasal dari Malaysia.

"Selama Maret 2023, wisman terbanyak dari Malaysia, yaitu 3.432 kunjungan. Disusul Singapura sebanyak 1.460 kunjungan," kata Umar, Selasa (2/5/2023).

Secara umum, lanjut Umar, pola kedatangan wisman ke Jatim pada Maret selama tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang naik seiring dengan berangsur pulihnya kondisi COVID-19.

Adapun jumlah kunjungan wisman pada Maret 2023 merupakan jumlah kunjungan wisman ke Jatim tertinggi pada Maret dalam tiga tahun terakhir. Secara rinci, jumlah kunjungan wisman Maret 2021 mencapai 52 kunjungan dan pada Maret tahun 2022 mencapai 57 kunjungan.

Menurutnya, jumlah kunjungan wisman yang sangat rendah selama 2 tahun terakhir disebabkan adanya pandemi COVID-19 sejak akhir tahun 2019. Dengan kembali pulihnya aktifitas masyarakat, ia berharap jumlah kunjungan wisman ke Jatim dapat terus meningkat.

"Diharapkan jumlah kunjungan wisman ke Jatim pada bulan-bulan berikutnya terus mengalami peningkatan," harapnya. sb

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…