Bupati Hadiri Musyda PD Aisyiyah Sidoarjo ke-12 di Trawas Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP saat menghadiri Musyda PD Aisyiyah Sidoarjo ke-12 di Trawas Mojokerto, Sabtu (06/05/2023). SP/ Hikmah
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP saat menghadiri Musyda PD Aisyiyah Sidoarjo ke-12 di Trawas Mojokerto, Sabtu (06/05/2023). SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP hadir pada Musyda ke 12 PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo yang digelar di Hotel Grand Whiz Trawas Mojokerto, Sabtu (06/05/2023). 

Didapuk untuk memberikan sambutan, Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu menyampaikan beberapa pesan kepada organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut. 

Sebelumnya ia sampaikan bahwa suksesi atau perubahan dalam suatu organisasi adalah hal yang biasa. Namun menurutnya yang perlu dicatat dari perubahan itu sendiri adalah melanjutkan hal baik yang dilakukan sebelumnya. Hal tersebut dimintanya dapat dijaga dan ditingkatkannya. 

"Menjaga Aisyiyah yang sudah baik, mengadopsi inovasi-inovasi yang baik termasuk dalam membangun Kabupaten Sidoarjo harus menjadi agenda di Musyda kali ini,"sampainya kepada ratusan  peserta Musyda yang hadir, dikutip Minggu (07/05/2023).

Gus Muhdlor juga berpesan kepada Aisyiyah Sidoarjo dapat terus bersinergi dengan Kabupaten Sidoarjo. Dukungan Aisyiyah Sidoarjo terhadap program pembangunan di Kabupaten Sidoarjo sangat diperlukan. Salah satunya dukungan terhadap penuntasan permasalahan stunting. 

Perintah Presiden beserta semua jajarannya hari ini yang harus dijawab Kabupaten Sidoarjo adalah permasalahan stunting, ucapnya. 

meski angka stunting di Kabupaten Sidoarjo masih lebih rendah dari Nasional namun angkanya cukup tinggi. Banyak faktor penyebabnya. Bukan hanya karena kurang gizi saja. Namun diantaranya adalah dampak lingkungan maupun makanan yang tidak sehat sampai tingkat pemberian ASI eksklusif yang masih rendah. 

Ada satu yang harus dijawab Aisyiyah adalah edukasi menjadi ibu adalah hal yang mulia, data di Kabupaten Sidoarjo miris sekali, ibu yang memberikan ASI eksklusif hanya 10 persen,"ujarnya. 

Untuk itu Gus Muhdlor meminta peran Aisyiyah dalam menuntaskan permasalahan stunting di Kabupaten Sidoarjo. Semua pihak juga diminta untuk berperan dalam mencegah stunting. Seperti halnya dukungan perusahaan untuk dapat mencegah faktor penyebab stunting itu. 

Dikatakan Gus Muhdlor bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sangat masif dalam menuntaskan permasalahan stunting. Kemarin telah dibentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK). Jumlahnya 1.603 orang, sehingga total keseluruhannya 4.812 kader yang telah ada. 

Tugasnya adalah untuk melakukan pendampingan terhadap keluarga yang memiliki kerawanan terhadap stunting. Namun jumlah TPK tersebut dirasanya masih cukup berat untuk menuntaskan stunting di Kabupaten Sidoarjo. Kecuali terdapat peran serta dari organisasi Aisyiyah seperti ini. 

"Ini akan cukup berat (penanganan stunting) kecuali Aisyiyah, Muslimat, Fatayat ini memberikan edukasi yang masif kepada semua warga Sidoarjo khususnya calon pengantin agar tidak berisiko stunting,"paparnya. 

Di Akhir sambutannya Gus Muhdlor ucapkan selamat melaksanakan Musyda ke 12. Harapannya bukan hanya melahirkan sosok pemimpin yang baik, namun juga program-program yang baik. 

Sementara itu salah satu agenda dalam Musyda Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo kali ini adalah pemilihan pimpinan PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo periode 2023-2027. Selain Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo Siti Zubaidiyah yang hadir, Musyda selama dua hari tersebut juga dihadiri Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo Prof DR. Adzo'ul Milal, Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman serta Sekretaris PW Aisyiyah Jawa Timur Nur Mukaromah dan Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Hj. Ainun Jariyah. Hik/Mas

Berita Terbaru

Pengacara Penggugat Tolak Saksi PT JPC, Sebut Sarat Akan Konflik Kepentingan

Pengacara Penggugat Tolak Saksi PT JPC, Sebut Sarat Akan Konflik Kepentingan

Kamis, 06 Agu 2026 07:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 07:42 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun– Pengacara Penggugat Edy Santoso menolak dua saksi yang dihadirkan tergugat Kiagus Firdaus dalam sidang gugatan perdata terkait sengk…

Pengusaha di Singkawang Ditembak Pembunuh Bayaran Suruhan Adiknya

Pengusaha di Singkawang Ditembak Pembunuh Bayaran Suruhan Adiknya

Kamis, 06 Agu 2026 07:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 07:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pengusaha di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), tewas ditembak pembunuh bayaran. Pria yang diduga menjadi eksekutor mengaku…

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aktris Indonesia bernama Sali Irsalina (36) melapor ke kepolisian soal dugaan penganiayaan pacar di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta…

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan dari 38 provinsi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi di …

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ternyata, kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, berbuah. Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat k…

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

SURABAYAPAGI.com,Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa sektor usaha pertambangan dan penggalian pada kuartal kedua 2026 mengalami kontraksi …