Cuaca Panas Bisa Picu Masalah Kesehatan Pada Vagina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Paparan cuaca yang terik bisa membuat orang-orang berkeringat lebih banyak dari biasanya. Bila tak ditanggulangi, suhu yang panas dan keringat berlebih bisa memicu lima masalah vagina pada wanita.

"Panas dan kelembapan pada musim (panas) ini bisa menyebabkan beberapa efek samping pada tubuh, termasuk vagina," jelas dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus direktur Nurture Clinic, dr Archana Dhawan Bajaj, seperti dilansir laman HealthShots.

Cuaca panas bisa memicu masalah kesehatan pada vagina melalui tiga cara. Cara yang pertama adalah melalui keringat. Keringat berlebih akibat cuaca panas akan membuat area vagina menjadi hangat dan lembap, sehingga dapat menunjang pertumbuhan bakteri dan ragi. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko infeksi pada vagina.

Cara yang kedua adalah melalui dehidrasi. Tak jarang, cuaca yang panas membuat sebagian orang mengalami dehidrasi. Pada wanita, dehidrasi dapat menyebabkan vagina kering sehingga bakteri lebih mudah masuk ke dalamnya dan memicu infeksi.

Cara lainnya adalah melalui berenang. Berenang merupakan salah satu aktivitas yang banyak digemari di saat cuaca terik karena bisa memberikan kesegaran. Akan tetapi, aktivitas berenang di kolam renang atau danau dapat membuat vagina terpapar dengan bakteri atau mikroorganisme lain, sehingga vagina lebih berisiko terhadap infeksi.

Kombinasi antara panas, keringat, dan dehidrasi ini bisa memunculkan beragam masalah kesehatan. Dari beragam masalah tersebut, ada lima masalah yang paling sering ditemukan.

Sebagian di antaranya adalah infeksi ragi dan vaginosis bakterialis atau infeksi vagina akibat ketidakseimbangan bakteri di vagina. Kedua kondisi ini bisa memunculkan gejala seperti gatal dan keputihan. Infeksi ragi juga dapat disertai gejala sensasi terbakar di vagina, sedangkan vaginosis bakterialis bisa membuat vagina berbau tak sedap.

Masalah lain yang cukup umum ditemukan adalah vagina kering dan infeksi saluran kemih atau ISK. Masalah lainnya adalah memperburuk gejala menstruasi karena ketidakseimbangan hormon, seperti jerawat atau sakit kepala.hlt/na

Tag :

Berita Terbaru

Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan

Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan

Kamis, 07 Mei 2026 14:49 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena anjloknya harga telur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur memicu aksi protes keras para peternak telur ayam di wilayah…

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Perkembangan laptop menghadirkan berbagai pilihan dengan rentang harga yang cukup beragam. Hal ini membuat harga laptop ASUS terbaru tidak…

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyuguhkan banyak destinasi wisata favorit alam yang wajib dikunjungi, salah satunya Pantai…

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Madiun mulai menunjukkan tren positif dan dipenuhi…

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyusul kebijakan penertiban besar-besaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap praktik jual beli yang memakan badan…

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan kebijakan sweeping jam malam bagi anak-anak (remaja) yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00…