Asal Nyelonong Tanpa Tengok Kanan-Kiri, Emak-Emak Tewas Terlindas Truk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi setempat saat mengevakuasi korban kecelakaan, serta mengatur lalu lintas jalan yang macet akibat kejadian tersebut. SP/ SDR
Polisi setempat saat mengevakuasi korban kecelakaan, serta mengatur lalu lintas jalan yang macet akibat kejadian tersebut. SP/ SDR

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Mendengar kata emak-emak pasti sudah tak asing bagi khalayak publik sebagai raja jalanan. Namun, juga berbahaya bagi dirinya sendiri dan banyak orang disekitarnya. Kali ini, seorang emak-emak yang mengendarai motor meninggal dunia karena terlindas truk di Jalan Raya Taman, Sidoarjo.

Berdasarkan keterangan saksi mata, pengendara motor itu keluar gang tanpa tengok kiri-kanan. Kejadian ini bermula saat kendaraan dump truk melaju dari arah barat atau dari arah Kletek menuju ke Simpang Medaeng. Sedangkan pengendara motor keluar dari arah Ketegan atau depan gang kawasan PLN di Jalan Suningrat.

"Keluar dari situ, langsung belok ke kiri, tanpa berhenti dan tengok kanan kiri. Kemudian terjatuh. Motornya di sini (sebelah kiri jalan), orangnya kesana, jadi kena ban belakang (truk)," ungkap Ian, salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Selasa (09/05/2023).

Kecelakaan ini melibatkan Honda Scoopy bernopol W 5158 NBX yang dikendarai oleh YR (49) warga Kepuh Kiriman, Sidoarjo dengan truk bernopol L 8055 UD yang dikendarai Mawan (32), asal Malang. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB.

Anggota lantas Polsek Taman Iptu Andik mengatakan, akibat kejadian itu, pengendara motor meninggal dunia di lokasi.

"Kejadian sekitar pukul 08.30 WIB. (pengendara motor) meninggal di TKP. Saat ini masih olah TKP oleh penyidik," kata Andik.

Pengendara yang asal belok kiri keluar dari gang masih cukup banyak ditemukan di jalanan Indonesia. Padahal, ada undang-undang yang mengatur etika berkendara keluar di persimpangan, salah satunya keluar dari gang.

Diketahui, menurut UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 113, pada persimpangan sebidang yang tidak dikendalikan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau lampu merah, pengemudi wajib memberikan hak utama kepada beberapa kendaraan lain. Soal etika keluar dari gang atau jalan yang lebih kecil, Pasal 113 poin b menyebut, pengemudi harus memberikan hak utama kepada kendaraan dari jalan utama jika pengemudi tersebut datang dari cabang persimpangan yang lebih kecil atau dari pekarangan yang berbatasan dengan jalan.

Selain itu, menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan pengendara yang keluar dari gang wajib memperlambat kendaraannya dan berhenti untuk mengecek situasi jalan utama. Jadi, pengendara tak boleh asal nyelonong saat keluar dari gang.

"Biasakan kendaraan berhenti di mulut jalan kecil ketika menuju jalan utama. Lihat kanan-kiri-kanan, setelah kondisi clear baru melintas," kata Sony. dsy/dc

Berita Terbaru

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto memasang 105 unit alat tapping box di sejumlah hotel dan …

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kota Kediri menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari)…

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setiap hari Senin Polisi Masuk Sekolah "Police Goes To School, dalam Kegiatan mengikuti Upacara Bendera di setiap sekolah, baik di…