Demi Permulus Kontrak Kerja, Karyawan di Cikarang Diajak Staycation Bareng Atasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Karyawati yang diajak staycation bareng atasan, melapor ke Mapolres Metro Bekasi. SP/ CKR
Karyawati yang diajak staycation bareng atasan, melapor ke Mapolres Metro Bekasi. SP/ CKR

i

SURABAYAPAGI.com, Cikarang - Baru-baru ini tengah viral isu perpanjang masa kontrak kerja dari salah satu perusahaan di Cikarang, dimana si karyawati harus ikut staycation bareng atasannya, berdua saja.

Karyawati tersebut berinisial AD yang mendapatkan syarat 'staycation atau tidur bareng bos' jika ingin perpanjang kontrak kerjanya di perbarui. Namun, korban (AD) diputus kontrak kerja lantaran menolak ajakan staycation atasannya tersebut.

“Ketemu sama atasan itu jadi dia itu selalu nanya-nanyain kapan kaya gitu, lho. Jalan-jalan berdua kaya gitu, tapi saya selalu alasan kaya iya ntar, maunya bareng-bareng tapi dia itu nggak mau, selalu pengen kaya berdua kaya gitu, lho,” ungkap AD, dikutip Rabu (10/05/2023).

“Lama-lama dia kaya kesel gitu, lho. ‘Yaudah kamu habis kontrak aja’ katanya gitu ‘nggak usah diperpanjang soalnya janji kamu palsu’,” tambah AD. 

“Aku mutusin bahwa aku tuh negesin dia lewat pesan Whatsapp, maaf Pak saya nggak bisa kalau jalan berdua. Nah, di situ dia langsung marah nomor saya juga diblokir, padahal kan saya juga masih kerja disitu, akhirnya saya berani melaporkan,” ungkap AD. 

Namun semenjak peristiwa tersebut AD mengaku ia sudah tidak lagi dihubungi oleh atasannya tersebut. Kini dirinya telah melaporkan atasannya tersebut ke Mapolres Metro Bekasi.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Obon Tabroni yang turut mendampingi AD dalam membuat laporan ke Polres Metro Bekasi pada Sabtu (06/05/2023). AD diketahui bekerja di perusahaan kosmetik berinisial PT K di kawasan Jababeka, Bekasi.

"Per hari ini kontrak (AD) diputus. Diputus kontrak mengindikasikan bahwa benar di perusahaan tersebut terjadi kasus seperti yang ramai dibicarakan selama ini," katanya.

Obon menduga diputusnya kontrak AD lebih cepat karena yang bersangkutan lapor ke polisi hingga kasus ini ramai ke permukaan. "Indikasi ke arah situ," ucapnya.

Padahal harusnya kontrak kerja AD habis 13 Mei 2023 mendatang. Mengingat kontraknya mau habis, dalam beberapa waktu ini dia kembali diajak jalan berdua oleh bosnya.

"Sampai sekarang pun terakhir karena kebetulan aja aku mau selesai kontrak di tanggal 13 Mei ini, dia kayak nagih lagi 'Ayok kan kamu mau perpanjangan, kapan nih jalan bareng berdua'," jelas AD dalam keterangannya. 

Tak hanya itu, Tim Disnakertrans Jabar juga telah bertemu dengan perwakilan serikat pekerja tingkat perusahaan untuk mendorong karyawati melaporkan perbuatan tersebut.

"Sehingga tidak ada aturan hubungan industrial yang dilanggar, selanjutnya tim bertemu dengan perewakilan serikat pekerja tingkat perusahaan dan mendorong agar karyawan/i untuk berani melaporkan," katanya.

Jika terbukti ada pelanggaran dan pelecehan di tempat kerja, Disnakertrans dan pihak manajemen akan melindungi pelapor. dsy/dc/tvo/kps

Berita Terbaru

Warganet Jangan Buru-buru Menghakimi, Laporan Palsu KDRT Maia Estianti Jadi Contoh

Warganet Jangan Buru-buru Menghakimi, Laporan Palsu KDRT Maia Estianti Jadi Contoh

Senin, 11 Mei 2026 20:20 WIB

Senin, 11 Mei 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Fenomena masyarakat yang cepat memihak dalam konflik figur publik hanya dari tontonan sosial media makin menguat di era digital.…

Petarung Bebas Madiun Siapkan Atlet untuk Turnamen MABOX x Shaduk Jotosh di Magetan  ‎

Petarung Bebas Madiun Siapkan Atlet untuk Turnamen MABOX x Shaduk Jotosh di Magetan ‎

Senin, 11 Mei 2026 19:26 WIB

Senin, 11 Mei 2026 19:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sasana Petarung Bebas Madiun matangkan persiapan menjelang keikutsertaan dalam turnamen tarung bebas dan boxing “MABOX x Shaduk Joto…

Khofifah: Serapan Lulusan SMK Jatim Meningkat Berkat Kolaborasi dengan Industri

Khofifah: Serapan Lulusan SMK Jatim Meningkat Berkat Kolaborasi dengan Industri

Senin, 11 Mei 2026 19:25 WIB

Senin, 11 Mei 2026 19:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat keterserapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur menunjukkan tren positif melalui program BMW (Bekerja, M…

Ratusan Siswa Alami Gejala Keracunan, Operasional Dapur MBG Tembok Dukuh Dihentikan

Ratusan Siswa Alami Gejala Keracunan, Operasional Dapur MBG Tembok Dukuh Dihentikan

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di k…

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Investigasi Sampel Makanan

Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Investigasi Sampel Makanan

Senin, 11 Mei 2026 19:09 WIB

Senin, 11 Mei 2026 19:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan siswa dari berbagai jenjang sekolah di Surabaya dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah diduga mengalami keracunan makanan, S…

Ahli Gizi IPB: Pemenuhan Gizi Anak Sesuai Usia Jadi Kunci Tumbuh Kembang Optimal

Ahli Gizi IPB: Pemenuhan Gizi Anak Sesuai Usia Jadi Kunci Tumbuh Kembang Optimal

Senin, 11 Mei 2026 19:08 WIB

Senin, 11 Mei 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemenuhan gizi anak masih menjadi perhatian utama bagi orang tua, terutama dalam mendukung tumbuh kembang sejak usia dini. Mengacu p…