Cabuli 2 Santrinya, Guru Ngaji di Jatiserono Timur, Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang guru ngaji di Jalan Jatiserono Timur, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya atas kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pencabulan itu sendiri dilakukan oleh tersangka berinisial MS, saat korban sedang menuntut ilmu (mengaji) kepadanya di dalam rumahnya. Korban merupakan santriwatinya berusia 13 tahun, korban sebut saja Bunga.

Tak hanya itu korban yang melaporkan atas kebejatan pelaku kepada polisi ada dua orang, satu diantaranya sudah mendapatkan Surat Laporan dari SPKT dengan LP/B/121/III/2023, yang diterbitkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Selasa 21 Maret 2023 sekitar pukul 08.00 Wib.

Hal itu dikatakan oleh salah satu orang tua korban, VN mengaku bahwa anaknya telah menjadi korban pencabulan oleh Guru ngajinya sendiri.

"Korban dicabuli di rumahnya saat menuntut ilmu atau mengaji," terang ibu korban kepada wartawan Harian Surabaya Pagi, Selasa (16/5/2023).

 

Dengar Cerita dari Temannya

VN juga mengatakan bahwa korban dicabuli setelah dirinya mendengar atau mendapatkan laporan dari teman-temannya. Bahwa korban telah dicabuli oleh guru ngajinya dengan cara diajak berciuman, memainkan lidah sembari memegang payudara korban.

"Karena ada desas desus yang tidak nyaman di telinga saya kemudian menanyakan langsung kepada korban untuk mengaku jujur. Lalu anak saya mengaku jika dirinya sering diajak berciuman oleh pelaku sewaktu mengaji," ungkapnya.

Masih kata VN, begitu mengetahui hal tersebut, ia mendatangi Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk melaporkan kelakukan bejat pelaku.

"Menurut penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, saya hanya dibuat saksi, karena korban yang lain sudah dibuatkan LP dan perkara itu sudah diproses serta berjalan," ujarnya.

 

Pelaku Sudah Ditahan

Sementara Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Arif Rizky Wicaksana saat ditanya soal kelanjutan kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang guru ngaji di jalan Jatiserono Surabaya ia enggan memberikan keterangan secara rinci, bahkan dia malah mengalihkan pertanyaan itu kepada penyidik PPA.

Penyidik PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bernama Gandang saat ditemui membenarkan bahwa kasus pencabulan di jalan Jatisrono Surabaya itu sudah diproses dan pelaku sudah ditangkap.

"Kasus sudah diproses, pelaku sudah kami tangkap dan kini sudah ditahan disini," tuturnya, pada Selasa (16/05/2023).

Menurut Gandang, tersangka memang melakukan perbuatan itu dan mengakui hal itu, namun Gandang, tidak bisa memberikan keterangan secara detail soal penangkapan tersangka atas kasus pencabulan terhadap anak muridnya.

"Saya gak berani mas, soal menjelaskan kasus pencabulan itu, karena masih ada pimpinan. coba tanya ke pimpinan soal detailnya mas," tutupnya. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka memperkuat kemampuan akademik serta pendidikan keagamaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, membiayai bimbingan…

Lumajang Salurkan 210 Ribu Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Lumajang Salurkan 210 Ribu Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Minggu, 11 Okt 2026 12:21 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Musim kemarau panjang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan ekstrem hingga krisis air bersih, salah satunya yang…

Per Januari-September 2026: Kunjungan Wisman di Lumajang Naik, Air Terjun Tumpak Sewu Penyumbang Terbesar

Per Januari-September 2026: Kunjungan Wisman di Lumajang Naik, Air Terjun Tumpak Sewu Penyumbang Terbesar

Minggu, 11 Okt 2026 12:01 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang mencatat sejak Januari hingga September 2026, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di…

Pemkot Probolinggo Buka Peluang Investasi Bidang Kesehatan ke investor Arab Saudidi

Pemkot Probolinggo Buka Peluang Investasi Bidang Kesehatan ke investor Arab Saudidi

Minggu, 11 Okt 2026 11:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya dalam memperkuat sektor kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo membuka peluang investasi bidang…

Peringati HSN 2026, Pemkab Ponorogo Komitmen Tetap Terapkan Skala Efisiensi

Peringati HSN 2026, Pemkab Ponorogo Komitmen Tetap Terapkan Skala Efisiensi

Minggu, 11 Okt 2026 11:42 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Di tengah kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, tetap menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026…