Saat Milad PKS, Koalisi Anies Ramai-ramai Kritik Jokowi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden PKS Akhmad Syaikhu dan petinggi partai, ditemani Anies Baswedan dan mantan Wapres Jusuf Kalla, menghadiri Milad PKS ke-21 di Jakarta, Sabtu.
Presiden PKS Akhmad Syaikhu dan petinggi partai, ditemani Anies Baswedan dan mantan Wapres Jusuf Kalla, menghadiri Milad PKS ke-21 di Jakarta, Sabtu.

i

PKS Diakui 2 Kali Jadi Oposisi Pemerintahan Jokowi

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -  Dalam acara puncak Milad ke-21 PKS di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (20/5), partai koalisi pengusung bacapres Anies Baswedan, ramai ramai mengkritik pemerintahan Jokowi. Dari tiga parpol koalisi perubahan, hanya Ketua Umum Partai Demokrat AHY, yang paling keras kritikannya. AHY mengkritik tanpa data, kecuali asumi-asumsi.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali memuji PKS yang telah memerankan sikap oposisi dalam dua kali masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Sikap itu menurutnya patut dimiliki partai politik untuk memaksimalkan fungsi check and balances dalam sebuah pemerintahan.

"Karena pemerintahan yang demokratis butuh oposisi, butuh partai yang berada di luar pemerintahan untuk selalu melakukan koreksi terhadap kebijakan-kebijakan ketika kebijakan pemerintah tidak sesuai dengan harapan masyarakat," kata Ali.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem memberikan pujian kepada PKS yang menurutnya menjadi salah satu partai politik yang konsisten dalam merawat demokrasi Indonesia.

Ali menilai PKS telah memerankan sikap oposisi dalam dua kali masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Sikap itu menurutnya patut dimiliki partai politik untuk memaksimalkan fungsi check and balances dalam sebuah pemerintahan.

 

Pemerintahan Demokratis

"Karena pemerintahan yang demokratis butuh oposisi, butuh partai yang berada di luar pemerintahan untuk selalu melakukan koreksi terhadap kebijakan-kebijakan ketika kebijakan pemerintah tidak sesuai dengan harapan masyarakat," kata Ali.

Ahmad Ali mengatakan bahwa berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bukanlah pilihan yang mudah bagi partainya. Ali mengatakan bahwa pihaknya di luar pemerintahan, bukan berarti membenci.

"Memilih berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat, tentunya itu bukanlah pilihan yang mudah bagi Partai NasDem," kata Ali.

"Keadilan sejahtera mengajari kita bagaimana konsistensi untuk merawat demokrasi di Indonesia. Karena kita harus berada di luar pemerintahan, bukan berarti kita benci pemerintahan," lanjutnya.

Ali menuturkan bahwa kewajibannya saat ini adalah tetap menjaga demokrasi.

Menurut Ali, partai yang berada di luar pemerintah sangat dibutuhkan untuk memberikan koreksi dan kritik terhadap pemerintahan.

"Tapi itu adalah kewajiban bagi kita yang harus dipenuhi untuk menjaga demokrasi. Karena pemerintahan yang demokratis membutuhkan oposisi, membutuhkan partai yang di luar pemerintahan untuk melakukan. Koreksi terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah ketika pemerintah tidak sesuai dengan harapan masyarakat," ungkapnya.

"Peran itu yang telah di kembangkan oleh PKS selama 10 tahun pemerintahan yang ada. Posisi PKS yang berada di luar pemerintahan tidak mengurangi kontribusi dari PKS untuk memberikan sumbangan pikiran, koreksi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah," imbuh Ali.

 

Saling Puja-puji

Malahan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem saling menyampaikan apresiasi dan puja-puji satu sama lain.

Awalnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu melemparkan pujian kepada Ketua Umum NasDem Surya Paloh yang menurutnya telah menunjukkan sikap negawaran saat menghadap kasus korupsi yang menerpa kader NasDem sekaligus Menkominfo Johnny G Plate.

"Kita prihatin atas peristiwa yang menimpa Pak Johnny G Plate. Kita salut dengan sikap kenegarawanan Pak Surya Paloh untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan," kata Syaikhu.

Syaikhu, mendoakan agar mitra partai PKS dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) itu mampu menghadapi ujian ini dengan baik dan bijak. Ia sekaligus menegaskan KPP saat ini masih setia mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

 

Kondisi Rakyat Berada di Jurang

Sementara Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai kualitas demokrasi di Indonesia. Ia katakan kualitas demokrasi di Indonesia, mengalami kemunduran.

Ini diibaratkan kondisi rakyat saat ini seperti berada di jurang yang sebentar lagi jatuh. "We are on the verge of a serious democratic regression. Seperti di jurang. Sebentar lagi kita jatuh ke dalam demokrasi yang makin mundur ke belakang," ujar AHY saat berpidato sambil mengepalkan tangan.

AHY mengatakan saat ini warga yang bersuara terhadap suatu isu dianggap sebagai musuh negara. Menurutnya, hal ini juga terjadi pada Demokrat, PKS, dan NasDem.

Dia pun menegaskan tak boleh ada warga yang merasa dibungkam oleh negara sendiri.

 

Kritis Dibilang Musuh Negara

"Kita yang kritis, PKS, NasDem, Demokrat, kalau kritis dibilang musuh negara. Bukankah negeri ini milik kita semua?" katanya.

Selain itu, AHY juga mengatakan polarisasi tak boleh terus dipelihara demi kepentingan politik semata.

Karena itu, kata dia, Demokrat bersama NasDem dan PKS mengusung agenda besar perubahan pada semua sektor kehidupan masyarakat. "Khususnya di bidang ekonomi dan kesejahteraan, penegakan hukum dan keadilan, serta demokrasi dan kebebasan sipil," katanya.

AHY mengklaim bahwa masyarakat menantikan perubahan. Oleh sebab itu, AHY bersama partainya mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres agar dapat menghadirkan harapan baru bagi rakyat.

"Insyaallah Mas Anies dan kita semua bisa benar-benar menghadirkan harapan baru, harapan bagi rakyat untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan di negeri kita ini," kata AHY dalam sambutannya.

Dia menyatakan tema perubahan dan perbaikan menjadi sentral dan pesan kunci. Dia menyatakan tema tersebut didapatkan berdasarkan dialog langsung dengan masyarakat. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Hujan deras yang disertai angin kencang baru saja mengakibatkan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mlideg,…