SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala BPJamsostek Mojokerto Zulkarnain Mahading menyerahkan secara simbolis santunan manfaat program BPJS ketenagakerjaan terhadap ahli waris pada Minggu (21/5/2023).
Penyerahan dilaksanakan saat jalan sehat memperingati May Day 2023, di GOR Majapahit. Sebanyak tujuh kepesertaan yang tergabung dalam program JKM maupun JKK mendapatkan santunan melalui ahli warisnya.
Yakni, atas nama Zamroni bekerja di PT Inti Dragon Suryatama, Sri Andayani Ketua RT-RW Kelurahan Wates, Emisaroh bekerja di TK Katolik Wijana Wijana Sejati.
Hermina Lamtarida tenaga keagamaan bagian kesejahteraan rakyat sekdakot Mojokerto, Kurniawati Wilujeng bekerja di Bayiku Generasi Baru, Enny Amila Krisna di KONI Kota Mojokerto, dan terakhir Suwarni merupakan Ketua RT-RW Kelurahan Prajurit Kulon.
Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto mengapresiasi penyelanggaraan perayaan hari besar yang diperingati setiap 1 Mei itu. Karena selain unsur pemerintah dan pekerja, terdapat unsur dari pengusaha yang juga terlibat di dalamnya acara yang mengusung tema "Merajut Kebersamaan, Silaturahmi Menuju Industrial Damai (Industrial Peace)" ini.
"Kebersamaan seperti ini, menjadi jalan bagi kita untuk menguatkan satu sama lain. Harus ada keikhlasab pihak-pihak yang bekerja sama di dalamnya. Karena kita semua ingin menjaga Kota Mojokerto sebagai kota yang harmonis, damai, bagi siapa saja," ungkap wali kota.
Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan, jika ketiga unsur yang tergabung dalam Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit di Kota Mojokerto masing-masing berperan dengan baik, dan berada di posisi yang setara.
Sehingga mampu menciptakan hubungan industrial yang harmonis (industrial peace), menjadikan Kota Mojokerto nyaris tanpa konflik.
"Sebab semua bisa dibicarakan, semua bisa diselesaikan dengan duduk bersama dan bersilaturahmi seperti ini," ujarnya.
Di dalam LKS Tripartit, pemerintah hadir fasilitator dan regulator. Melalui peran tersebut, diantaranya, pemerintah ingin seluruh stakeholder, baik dari pengusaha maupun pekerja bisa guyub dan rukun.
Berikutnya, pemkot berharap dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja, yang dinilai juga berperan meningkatkan perekonomian di Kota Mojokerto.
Pekerja adalah bagian dari Kota Mojoketo yang akan terus kita upayakan untuk mendapatkan peningkatan kesejahteraan di dalam hidupnya," tegas Ning ita.
Upaya tersebut salah satunya terwujud dengan adanya regulasi yang mengatur pengalokasian anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kota Mojokerto yang diantaranya dikhususkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja pabrik rokok warga Kota Mojokerto.
Sementara, Kepala Bp Jamsostek Cabang Mojokerto Zulkarnain Mahading menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan pemda dalam upaya memberikan perlindungan terhadap pekerja yang ada di wilayah Kota Mojokerto baik secara mandiri maupun melalui perusahaan. Sehingga capaian coverage di tahun 2023 ini bisa tercapai maksimal.
"Tentunya saya sangat berterimakasih terhadap Pemkot khususnya Ibu Walikota yang terus mau mendorong dan bersinergi agar semua masyarakat pekerja mandiri bisa terlindungi jaminan pekerjaannya," ucap Zulkarnain. dwi
Editor : Redaksi