FKP Belejeti Pernyataan Anggota DPRD Sampang PDI-P

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Kabupaten Sampang Iwan Efendi (kopia hitam) 
Anggota DPRD Kabupaten Sampang Iwan Efendi (kopia hitam) 

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Ketua Forum Kajian Publik (FKP) Heru Susanto belejeti pernyataan yang dilontarkan anggota DPRD Kabupaten Sampang dari fraksi PDI-P Iwan Efendi yang mengatakan Sampang belum hebat dan belum bermartabat. Pernyataan tersebut dilontarkan menemui Mahasiswa yang sedang melakukan aksi unjuk rasa depan kantor DPRD Kabupaten Sampang beberapa hari yang lalu.

Menurut pria yang akrab disapa Heru, sebagai anggota dewan lebih profesional dalam memberikan sajian atau pendapatnya dimuka umum. Ada waktu dan ruang khusus bagi anggota DPRD jika ingin menilai indikator keberhasilan atau capaian kinerja Bupati dan Wakil Bupati yaitu melalui rapat paripurna.

“Ini kan lucu ya, sepanjang pengatuan saya kok baru sekarang saya mendengar ada anggota DPRD menyatakan seolah progres/capaian kinerja Bupati/Wakil Bupati gagal dengan menyatakan Sampang belum hebat bermartabat, itu sebuah statement yang terlambat jika diucapkan sekarang, apalagi momentumnya sudah masuk ke tahun politik. Aromanya sangat kental sekali sesalnya,”ungkapnya. Rabu (24/5/2023).

Selain itu, Heru merasa heran terhadap anggota DPRD Fraksi PDI-P itu. Pasalnya, setiap akhir tahun DPR menggelar Rapat Paripurna dengan membawa beberapa agenda penting sesuai dengan undang-undang bahwa kinerja Bupati harus dilaporkan kepada Wakil Rakyat.

“Saya kok jadi bingung ya, padahal setiap akhir tahun DPRD Kabupaten Sampang menggelar Rapat Paripurna dengan membawa beberapa agenda penting. Sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2014 secara konstitusional Bupati sudah melaporkan pertanggung jawabannya kepada DPRD Kabupaten Sampang. Semuanya hadir disitu termasuk ketua dan wakil ketua DPRD Kabupaten Sampang juga Sekretaris Daerah selaku ketua TAPD.

Dari beberapa agenda salah satunya penyampaian nota penjelasan Bupati terhadap LKPJ Tahun Anggaran,”terang Heru.

Heru menambahkan, LKPJ kan merupakan ringkasan laporan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan yang disampaikan kepada DPRD Kabupaten Sampang yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sebagai wakil rakyat yang duduk kursi parlemen tentunya tahu dan pahamlah apa itu LKPJ.

“Lah, kok baru sekarang DPRD yang notabene sebagai Fungsi Pengawasan mengatakan seolah Visi Bupati Sampang Hebat Bermartabat masih belum tercapai. Ini kan lucu, sementara disisi yang lain, Ketua DPRD Kabupaten Sampang telah menyatakan bahwa pelaksanaan pembangunan Kabupaten Sampang Tahun 2022 telah mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sampang 2019-2024. Artinya apa? Artinya sudah jelas melalui ketua DPRD bisa dikatakan kalau Kabupaten Sampang sedang baik-baik saja,”ujarnya.

Pernyataan tersebut, lanjut Heru. Pernyataan yang disampaikan tidak konstitusional. Harusnya hal tersebut tidak disampaikan dimuka umum, tapi di pada Rapat Paripurna.

“Harusnya mas Iwan Efendi lebih menahan diri jika mengutarakan pendapatnya dimuka umum. Kalau mau kritis pada kinerja pemerintah lebih tepat jika dilakukan secara konstitusional. Momentumnya bisa sampaikan pada saat setelah rapat paripurna melalui pansus yang sudah dibentuk sehingga nantinya akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang strategis,” ungkapnya. gan

Tag :

Berita Terbaru

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…