Persebaya Menang di GBT, Kado Manis untuk Kota Surabaya

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 28 Mei 2023 21:39 WIB

Persebaya Menang di GBT, Kado Manis untuk Kota Surabaya

i

Momen selebrasi para pemain Persebaya Surabaya bersama ofisial dan mantan Kapolrestabes Surabaya Brigjen Pol Rudi Setiawan, dengan trofi "Surabaya 730 Game" di Stadion GBT, Surabaya, Minggu (28/5/2023).

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Persebaya Surabaya meraih kemenangan atas Bali United dalam laga bertajuk "Surabaya 730 Game" yang merupakan laga uji coba dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (28/5/2023), Persebaya menang atas juara Liga 1 musim 2019/2020 dan 2021/2022 dengan skor 3-1. Kemenangan ini menjadi kado Kota Surabaya dan menjadi kerinduan Bonek dan Bonita, julukan suporter Persebaya yang kembali memadati Stadion GBT.

Kemenangan Persebaya dibuka oleh pemain anyar Kasim Botan yang membuka keunggulan Bajul Ijo pada menit ke-22. Gol tercipta karena blunder kiper Bali United, Adilson Maringa, yang gagal menangkap dengan baik tendangan bebas Reva Adi Utama.

Baca Juga: Tim Sepak Bola Putri SDN Ketabang I Sukses Juarai Turnamen MilkLife Soccer Challenge di Surabaya

Sebuah upaya dilakukan oleh Bali United untuk membalas pada menit ke-31. Namun, sepakan Irfan Jaya yang lolos dari kawalan pertahanan Persebaya masih mengenai kaki kiper Andhika Ramadhani. Hingga akhir babak pertama, Persebaya Surabaya dan Bali United belum berhasil menambah gol. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Persebaya Surabaya pun bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Persebaya Surabaya dan Bali United bermain saling menyerang. Namun, kedua tim sama-sama masih harus besabar untuk mendapatkan gol pada paruh kedua pertandingan.  Bali United kemudian melakukan pergantian besar-besaran pada tengah babak kedua. Stefano Cugurra mengganti hampir 70 persen pemain di dalam lapangan, termasuk menarik keluar Adilson Maringa.

Namun, Persebaya justru malah berhasil menambah keunggulan pada menit ke-65. Muhammad Iqbal yang lolos dari penjagaan mendapatkan bola di kotak penalti Bali United dan kemudian melepaskan tembakan dari jarak dekat yang gagal diantisipasi oleh Ridho.

Pada akhirnya Bali United berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-74. M. Rahmat mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tendangan bebas yang akurat ke sisi kiri atas gawang Persebaya Surabaya. Permainan Persebaya makin agresif pada akhir-akhir pertandingan. Hingga akhirnya, Ferdinand Sinaga berhasil mencetak gol pada masa injury time.

 

Kado untuk Surabaya

Meski berlabel laga uji coba, pelatih Persebaya, Aji Santoso mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Apalagi, Aji Santoso menampilkan beberapa pemain anyarnya. Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menatap kompetisi musim depan.

"Alhamdulillah, mereka main bagus dan hasilnya juga bagus. Saya cari momen untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain. Ini awal bagus, kami kerja keras lagi agar lebih bagus," ujarnya.

Baca Juga: Sukses 3 Kali Gelar Nobar, Kolaborasi Media Sosial dan Polres Pasuruan Kota Makin Mantap

Tetapi sayangnya, tak semua pemain mendapatkan kesempatan di laga ini. Beberapa pemain tetap berada di bangku cadangan hingga akhir laga.

Pelatih berusia 53 tahun itu coba menjelaskan alasannya tak menjajal semua pemain. Baginya, ada tujuan lain yang lebih 'penting'.

"Tadi kami masih cari momentum dan ini adalah ulang tahun Surabaya. Pak Wali kota Eri Cahyadi juga kemarin ulang tahun. Memang bukan utama tapi mencari kemenangan agar pemain bisa lebih percaya diri. Jadi ini kado kemenangan untuk Surabaya dan Pak Wali kota," jelasnya

Pelatih terbaik Liga 1 2021/2022 itu juga mengaku yakin skuad mudanya mampu berbicara banyak musim depan. Para pemain terlihat semakin berkembang. "Pemain muda itu perlu jam terbang. Mereka sudah merasakan main musim lalu dan itu yang membuat mereka enggak lagi nervous. Seperti Arief Catur, perkembangannya semakin bagus. Kadek Raditya dan Salman Alfarid yang main di bek tengah juga. Malah build-up mereka gak kalah dengan eks pemain Persebaya," katanya.

 

Baca Juga: Peringkat ke-4 Piala Asia U-23, Pj Gubernur Adhy Bangga Semangat Skuad Timnas Garuda Muda Indonesia

Rindu Mbonek Terobati

Sementara, Wali Kota Eri Cahyadi, juga mengaku senang dengan kemenangan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya ini. Apalagi, Minggu (28/5/2023) kemarin, Stadion GBT penuh sesak yang diduga ditonton lebih dari 45 ribu penonton.

" Seperti apa rasanya rindu yang terobati? Sore ini kita merasakannya bersama. Setelah sekian purnama, Mbonek maneh nang GBT, Rek. Rasa itu semakin sempurna dengan kemenangan 3-1 yang membuat kita terus berkata “Ga Bahaya Ta, Rek!”. Yo bahaya rek nek menangan terus, iso-iso bablas juara Liga 1 musim depan. Aamiin!," kata Eri Cahyadi, seusai pertandingan.

Menurut Eri, pertandingan yang digelar khusus untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke 730 Tahun dengan tajuk "Surabaya 730 Game" itu, bukan hanya soal sepak bola saja. Tetapi menunjukkan adanya kebersamaan untuk kemajuan kota Surabaya.

"Dari sepak bola dan Persebaya, kita tahu bagaimana Surabaya menjadi rumah bagi para pemberani yang tak pernah menyerah untuk menyelamatkan dan menghidupkan klub kebanggaan kota. Sama dengan keberanian seluruh warga untuk selalu menjaga Surabaya agar senantiasa menjadi kota yang lebih baik dari hari ke hari," lanjut Eri. ana/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU