Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Usaha Potong Rambut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seleksi pelatihan usaha potong rambut di Kabupaten Nganjuk. Foto: Pemkab Nganjuk.
Seleksi pelatihan usaha potong rambut di Kabupaten Nganjuk. Foto: Pemkab Nganjuk.

i

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk menciptakan wirausahawan baru di wilayah setempat. Hal itu dibuktikan dengan digelarnya pelatihan usaha potong rambut atau barbershop yang terampil dan mandiri.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Nganjuk, Suwanto mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan seleksi terhadap peserta pelatihan babershop karena antusias masyarakat Kabupaten Nganjuk begitu besar dalam mengikuti pelatihan yang digelarnya.

Jumlah pendaftar pelatihan tersebut tercatat mencapai 150 orang. Padahal, peserta pelatihan terbatas menyesuaikan dengan kondisi tempat dan peralatan praktik yang ada.

"Tentunya bagi warga yang tidak lolos seleksi pelatihan barbershop bisa mendaftar pada pelatihan berikutnya," kata Suwanto, Jumat (2/6/2023).

Tingginya antusias masyarakat Nganjuk dalam mengikuti pelatihan barbershop mengindikasikan bahwa minat masyarakat Nganjuk untuk menciptakan usaha atau lapangan kerja sangat tinggi.

“Apalagi yakni usaha barbershop atau potong rambut yang sedang trending. Makanya tidak heran apabila jumlah peminat pelatihan barbershop yang kami laksanakan cukup tinggi,” ujarnya.

Suwanto menyampaikan bahwa dalam peserta pelatihan nanti akan dibekali ilmu terkait bagaimana menjadi seorang barbershop yang profesional. Selain itu, setelah pelatihan peserta juga mendapat sertifikat.

"Hal itu menjadi syarat dan bukti kuat para barbershop untuk izin usaha, sehingga pelatihan selama 10 hari tersebut menjadi kesempatan mereka untuk bisa lebih berkembang dalam usahanya," ucapnya.

Maka dari itu, ia berharap, usai menerima pelatihan, para peserta bisa membuka usaha baru. Sehingga angka pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk bisa menurun.

“Jadi masyarakat nantinya tidak hanya bekerja di perusahaan saja, tetapi juga mampu menciptakan wirausaha baru secara mandiri," pungkasnya. ngj

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…