Komisi Pendidikan DPRD Gresik Minta Dispendik Fokus Rehabilitasi Bangunan Kelas Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi IV DPRD Gresik H Mochammad SE MHP. SP/Grs
Ketua Komisi IV DPRD Gresik H Mochammad SE MHP. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Komisi Pendidikan DPRD Gresik meminta Dinas Pendidikan (dispendik) Gresik tidak membuat bangunan untuk rombongan belajar (rombel) baru. Sebab, saat ini masih banyak ruang kelas sekolah yang tak layak pakai. Baik itu Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

"Pada tahun anggaran 2023 ini kami hanya minta pada dispendik fokus untuk merehabilitasi bangunan sekolah yang rusak," ucap H Mochammad SE MHP, Ketua Komisi IV DPRD Gresik yang membidangi pendidikan kepada awak media.

Menurutnya, keputusan tidak membangun ruang kelas untuk rombel baru karena banyak sekolah baik SDN maupun SMPN kekurangan murid.

Sementara banyak sekolah yang kondisi bangunannya tidak layak untuk proses belajar mengajar.

“Makanya, anggaran dispendik kami minta fokuskan untuk merehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak,” kata legislator senior Fraksi PKB ini.

Dia lantas mencontohkan sejumlah sekolah yang rusak. Antara lain di UPT SMP Negeri 27 Balongpanggang, UPT SDN 86 Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan dan sekolah lainnya.

“Jumlah bangunan sekolah yang rusak masih banyak. Mencapai ratusan jumlahnya,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa untuk memperbaiki kerusakan sekolah, baik SDN maupun SMPN dilakukan secara bertahap. Sebab, Pemkab Gresik terbentur kekuatan pembiayaan.

Tahun ini, katanya, dinas pendidikan baru mampu menyiapkan anggaran untuk rehabilitasi sekolah sebesar Rp7 miliar. Padahal kebutuhan ril untuk perbaikan sekolah yang rusak mencapai Rp 400-Rp 500 miliar.

Dari anggaran Rp7 miliar, jelas Mohammad, Rp700 juta digunakan untuk pembangunan sebuah sekolah yang rusak parah di Kecamatan Balongpanggang.

Sementara untuk kerusakan lokal kelas di sejumlah sekolah lain dilakukan dengan cara rehabilitasi. Anggarannya masing-masing di bawah Rp 200 juta. Sehingga, tidak menggunakan proses lelang. 

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…