DPRD Gresik Pilih Tahan Pencairan Pokir Usai Dapat Masukan KPK

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Faqih Usman. SP/Maidid
Faqih Usman. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik — DPRD Kabupaten Gresik mengonfirmasi bahwa anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan masih tercantum dalam dokumen penganggaran. Namun, dana tersebut secara kolektif diputuskan tidak dicairkan setelah adanya evaluasi dan masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait potensi risiko hukum.

Ketua Fraksi Amanat Pembangunan DPRD Gresik, Faqih Usman, menyampaikan bahwa DPRD tengah melakukan penyesuaian mekanisme pokir agar tidak bertentangan dengan ketentuan hukum maupun rekomendasi KPK. Menurutnya, pokir kini tidak lagi diposisikan sebagai daftar usulan proyek atau kegiatan teknis yang diajukan oleh masing-masing anggota dewan.

“Anggota DPRD tidak lagi menyebutkan detail kegiatan seperti pembangunan jalan di titik tertentu atau proyek spesifik lainnya. Yang disampaikan hanyalah aspirasi masyarakat yang dihimpun saat reses,” ujar Faqih saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Aspirasi hasil reses tersebut, lanjutnya, kemudian dikompilasi dan disalurkan melalui mekanisme penganggaran yang sah, seperti bantuan keuangan atau jalur lain yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Aspirasi itu berfungsi sebagai bahan rekomendasi bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sementara keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah daerah.

“Semua masuk lewat mekanisme hukum yang berlaku. TAPD menilai dan pemerintah yang menentukan,” jelasnya.

Meski demikian, Faqih mengakui bahwa dari sisi anggaran, pos pokir sebenarnya masih tersedia. Hanya saja, DPRD Gresik secara sadar memilih untuk tidak menggunakannya. “Secara jujur anggarannya masih ada. Tapi kami sepakat tidak mencairkannya,” katanya.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian agar DPRD tidak terseret persoalan hukum akibat praktik pokir yang dinilai rawan penyimpangan.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Ada masukan dan evaluasi yang harus kami patuhi,” ujar Faqih.

Ia menegaskan bahwa meskipun pokir masih tercatat di atas kertas, keputusan untuk tidak mencairkannya membuat pos tersebut secara substantif dianggap tidak ada, sebagai wujud komitmen DPRD Gresik terhadap tata kelola yang lebih bersih dan taat aturan. did

Berita Terbaru

Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Senin, 02 Feb 2026 12:51 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat momentum harga cabai merah jenis sret yang saat ini melonjak naik membuat sejumlah petani di cabai di Desa Tanjungrejo,…

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Percepatan Digitalisasi dan Sertifikasi Aset Pemprov Jatim Mendesak

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Percepatan Digitalisasi dan Sertifikasi Aset Pemprov Jatim Mendesak

Senin, 02 Feb 2026 12:41 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai percepatan digitalisasi dan sertifikasi aset Pemprov Jatim sebagai langkah mendesak…

Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

Senin, 02 Feb 2026 12:21 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:21 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM — Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur menyoroti rendahnya kontribusi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap P…

Warga Bojonegoro Berburu Janur dan Ketupat Jelang Malam Nisfu Syaban

Warga Bojonegoro Berburu Janur dan Ketupat Jelang Malam Nisfu Syaban

Senin, 02 Feb 2026 11:59 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Di sejumlah pasar tradisional banyak para penjual janur dadakan sudah mulai memenuhi lapak menjelang bulan Ramadhan di…

BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Senin, 02 Feb 2026 11:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mencatat sebanyak puluhan rumah warga, lembaga pendidikan hingga…

Disdikbud Kota Malang Komitmen Gagas Percepat Pemutusan Soal Angka ATS Tiap Wilayah

Disdikbud Kota Malang Komitmen Gagas Percepat Pemutusan Soal Angka ATS Tiap Wilayah

Senin, 02 Feb 2026 11:07 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka membuka ruang penerimaan informasi perihal adanya Anak Tidak Sekolah (ATS) dari masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot)…