Biadab, Ayah dan Kakek di Kalsel Tega Cabuli Anak dan Cucu Kandungnya Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres HST, AKBP Jimmy Kurniawan memimpin konferensi pers kasus persetubuhan anak kandung dan cucu kandung. SP/ KLS
Kapolres HST, AKBP Jimmy Kurniawan memimpin konferensi pers kasus persetubuhan anak kandung dan cucu kandung. SP/ KLS

i

SURABAYAPAGI.com, Kalimantan Selatan - Seorang ayah berinisial I (38) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel) bejat menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang berusia 15 tahun, dan yang lebih bejatnya lagi, sang kakek pun ikut menyetubuhi cucunya sendiri.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jimmy Kurniawan mengatakan, kasus pencabulan anak kandung sekaligus cucu kandung itu lantas dilaporkan ke Sat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah pada Mei 2023 lalu. Dari laporan tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti.

"Antara tersangka H dan tersangka I melakukan perbuatannya sendiri-sendiri, tidak saling mengetahui adanya peristiwa persetubuhan yang dilakukan mereka terhadap korban," katanya, Selasa (06/06/2023).

Kronologi Kejadian dan Motif Pelaku

Alasan tersangka I (38) tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri lantaran lama menduda hingga kehilangan akal sehat. Dia tega menyetubuhi putri kandungnya yang berusia 15 tahun di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

“Tersangka membujuk dan memaksa korban untuk berhubungan intim demi memuaskan nafsu birahinya,” kata Kapolres HST, AKBP Jimmy Kurniawan saat menghadirkan pelaku dalam konferensi pers di Mapolres HST, Senin (5/6).

Lebih tega lagi, persetubuhan itu juga dilakukan juga oleh kakek kandungnya berinisial H (75). Modusnya sama, ingin memuaskan hawa nafsu. “Namun, antara tersangka H dengan tersangka I melakukan perbuatannya sendiri-sendiri atau tidak saling mengetahui,” bebernya. Kasus ini terjadi di Kecamatan Barabai awal Mei 2023 tadi. Terbongkar setelah korban mengadu ke guru di sekolahnya. 

Korban tinggal bersama ayah, kakek dan nenek dalam satu atap. Karena faktor usia sang nenek tak mengetahui ihwal persetubuhan tersebut. Saat mendengar informasi itu. Polisi langsung menangkap kakek kandung korban di kediamannya pada 19 Mei. Saat itu ayah korban tidak ada di lokasi. Mendengar hal tersebut. Ayah korban kabur dan menjadi buronan polisi. Baru berhasil ditangkap pada 2 Juni 2023 di Kabupaten Balangan. 

“Memang pekerjaan tersangka saat ini penjaga kebun, bahkan anggota kami bersama dengan Polres Balangan sampai bermalam di kebun milik warga untuk bisa menangkap tersangka,” katanya, dikutip Selasa (06/06/2023).

Diketahui, tersangka H lebih awal diamankan, yakni pada 19 Mei 2023 di rumahnya dan sudah dilakukan penahanan di rutan Polres Hulu Sungai Tengah sejak 20 Mei 2023. Sedangkan tersangka I diamankan pada 2 Juni 2023 dan langsung ditahan. 

Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti antara lain sepeda motor Honda Blade bernopol DA 26** HD warna Hitam Merah yang digunakan oleh I saat diamankan.

Adapun modus pencabulan tersangka, yakni membujuk dan memaksa korban untuk berhubungan intim demi memuaskan nafsu birahinya.

Kedua tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1), (2), dan (3) Uu no 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 76 d Undang-undang no. 35 Tahun 2014 tentang perubahan undang-undang no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 6 huruf c sub pasal 15 ayat (1) Undang-undang no. 12 Tahun 2022 tindak pidana kekerasan seksual jo pasal 65 KUHP.

Sedangkan ancaman hukuman yakni 15 tahun ditambah sepertiga hukuman. dsy/l6/kls

Berita Terbaru

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Lebaran Ketupat, PT PLN…

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …