Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Kota Malang Lesu Dihantui Wabah PMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu sapi di Kelurahan Sanan, Kota Malang. SP/ MLG
Salah satu sapi di Kelurahan Sanan, Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang Idul Adha, peternak sapi di Kelurahan Sanan, Kota Malang masih bergelut dan dihantui dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi.

Pasca wabah PMK tersebut, sebagian orang diprediksi masih takut untuk membeli sapi menjelang Idul Adha, sehingga masyarakat lebih memilih untuk membeli kambing sebagai hewan kurban.

"Mungkin pembeli khawatir (PMK), juga kambing itu lebih efisien, kalau sapi sekarang penyembelihannya susah, tempatnya juga tidak semua masjid bisa menampung," ujarnya salah satu peternak sapi, Kurniawan Hutomo (26).

Sementara itu, Kurniawan juga mengatakan sepekan lalu juga ada satu sapi mati karena terjangkit PMK. Untungnya wabah tersebut tidak menular ke sapi-sapi lain yang ada di kandang waktu itu. Selain itu, pada dua minggu lalu juga sempat sekitar 5 ekor sapi mati karena wabah PMK.

"Cuman sudah lebih baik. Kalau dulu (2022) itu sapi yang mati hampir setiap hari ada, kalau sekarang mati terjangkit wabah PMK baru ada selang 1 bulan atau 2 bulan gitu. Sudah lebih baik setidaknya dibanding saat awal-awal wabah PMK itu," terang Kurniawan, Rabu (07/06/2023).

Diketahui, salah satu faktor yang bisa membuat sapi bertahan dari PMK adalah vaksinasi. Meski pada kenyataannya di wilayah Sanan tidak semua peternak mau ternaknya di vaksin. Kurniawan memperkirakan dari sekitar 3.500 populasi sapi, 85 persennya sudah menjalani vaksinasi PMK.

"Ya memang gak semua cuman mungkin sekitar 85 persen sudah divaksin. Khusus 11 sapi jenis Limonsin dan Simmental milik saya sudah menjalani vaksin semua. Bagi sapi yang sudah divaksin diberi tanda dibagian telinganya," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Malang, Anton Pramujiono mengklaim kasus PMK di Kota Malang sudah tidak ada alias nihil. Sebab, vaksinasi sudah secara rutin dilakukan Pemkot Malang.

"Sebenarnya untuk kasus PMK di Kota Malang sudah tidak ada, karena kegiatan vaksinasi sudah secara rutin kita lakukan sebagai upaya pencegahan PMK," ungkapnya. dsy

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…