Mei 2023, Kota Malang Alami Inflasi 0,25 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung BPS Kota Malang. Foto: Diskominfo Jatim.
Gedung BPS Kota Malang. Foto: Diskominfo Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mengungkapkan bahwa inflasi Kota Malang pada Mei 2023 (mtm) tercatat sebesar 0,25 persen.  Inflasi Kota Malang pada kali ini dilaporkan meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya.

"Inflasi April 0,24 persen, sedangkan bulan Mei sebesar 0,25 persen," kata Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyoharini.

Erny menyatakan bahwa kenaikan harga daging dan telur ayam memberikan andil tertinggi terhadap inflasi bulan mei. Ia mengatakan bahwa harga daging ayam tercatat mengalami kenaikan sebesar 4,86 persen, sementara telur ayam sebesar 8,59 persen pada periode tersebut.

"Daging ayam ras memberikan andil 0,057 persen, sementara telur ayam sebesar 0,047 persen dari inflasi Kota Malang yang tercatat sebesar 0,25 persen," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kenaikan daging ayam ras masih dipengaruhi masa Lebaran beberapa waktu lalu. Ditambah lagi, terdapat kenaikan biaya produksi yang meliputi peningkatan harga pakan ternak (jagung). Kemudian, juga dilatarbelakangi kenaikan harga day old chicken (DOC).

Sementara kenaikan harga telur ayam disebabkan karena produksi yang menurun di tingkat peternak yang didorong kenaikan harga pakan ternak.

Selain dua komoditas tersebut, inflasi Kota Malang juga dipengaruhi harga rokok kretek filter dan bawang merah. Ia menyebut, harga rokok kretek meningkat 1,68 persen dan menyumbang inflasi sebesar 0,0306 persen. Sedangkan harga bawang merah naik 11,18 persen dengan memberikan andil inflasi sekitar 0,0287 persen.

"Selain itu juga ada kenaikan dari sejumlah buah-buahan seperti buah naga, pisang dan melon. Untuk buah naga saat ini sudah tidak musimnya, sehingga harganya naik," ucapnya.

Di sisi lain, untuk komoditas yang menghambat inflasi Kota Malang pada Mei 2023 di antaranya adalah turunnya harga udang basah sebesar 1,24 persen, ongkos kendaraan travel sebesar 4,51 persen, cabai rawit 3,7 persen, daging sapi 0,69 persen, ayam hidup 4,89 persen, cabai merah 9,52 persen dan tarif angkutan udara sebesar 1,21 persen.

"Penurunan harga ayam hidup menghambat inflasi, berbeda dengan harga daging ayam," tukasnya.

Selama periode tersebut, BPS Kota Malang juga mencatat sejumlah komoditas yang bergejolak, diantaranya adalah bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam, gula pasir, tempe, tahu mentah, minyak goreng dan beras.

Sementara inflasi Kota Malang secara year on year (YoY) tercatat sebesar 4,22 persen. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan Jawa Timur yang sebesar 5,02 persen, namun lebih tinggi dibanding tingkat nasional yang tercatat 4,00 persen.

Kemudian, untuk inflasi kumulatif Kota Malang tercatat sebesar 1,14 persen, lebih rendah dibanding Jawa Timur yang sebesar 1,35 persen, namun lebih tinggi dibanding nasional yang tercatat sebesar 1,1 persen. mlg

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…