Bangkalan Tak Masuk Sasaran Program Kotaku, 46 Desa Dikategorikan Kumuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Suyitno. SP/ BGK
Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Suyitno. SP/ BGK

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Kabupaten Bangkalan tidak lagi masuk dalam daerah yang jadi sasaran program Kotaku dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikarenakan adanya 46 desa yang masuk kategori kumuh.

Diketahui, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan belum melakukan review lokasi kawasan kota tanpa kumuh (Kotaku). Hal tersebutlah yang menyebabkan Bangkalan tidak lagi mendapat program yang digulirkan Kementerian PUPR.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Suyitno, meminta pemerintah daerah untuk menyikapi kawasan kumuh yang selama ini belum mendapat sentuhan. Apalagi, tahun ini Bangkalan dan kabupaten lain di Jawa Timur (Jatim) sudah tidak lagi jadi sasaran program Kotaku.

“Harapan kami, kawasan kumuh yang belum mendapat sentuhan dari APBN juga diperhatikan dari APBD,” ujar Suyitno, Senin (12/06/2023).

Sementara, Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPRKP Bangkalan, Zainal Arifin menyatakan, 46 desa di 14 kecamatan ditetapkan sebagai kawasan kumuh.

“Paling banyak di Kecamatan Kota. Di kecamatan ini terdapat 13 desa dan kelurahan termasuk kawasan kumuh,” ujarnya.

Zainal Arifin menyatakan, 46 kawasan yang ditetapkan sebagai lokasi Kotaku harus berubah. Sebab, saat ini banyak daerah kawasan kumuh yang mendapat program Kotaku dari Kemen PUPR. “Tetapi, sebagian masih ada yang memang belum mendapatkan program,” tandasnya. dsy

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…