SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Bagi pengunjung wisata dengan sunset memukau bisa mengunjungi Pantai Martajasah yang berada di Kecamatan Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Pasalnya, pesona sejati pantai ini mencapai puncaknya saat matahari mulai tenggelam. Langit di ufuk barat bermandikan cahaya jingga keemasan yang memantul indah di atas pasir basah.
Selain itu, daya tarik utamanya bukan ombak besar atau tebing curam, melainkan hamparan pasir yang luas dan landai. Saat air laut surut, bentangan pasir seolah tak berujung, menciptakan lanskap terbuka yang memanjakan mata dan memberi ruang kebebasan bagi pengunjung.
Pemandangan matahari terbenam di Pantai Martajasah bukan sekadar fenomena harian, tetapi pengalaman magis yang menghadirkan kedamaian dan membuktikan bahwa keindahan abadi seringkali hadir dalam kesederhanaan, Jumat (07/11/2025).
Fenomena tersebut merupakan momen puncak yang paling dinanti adalah matahari terbenam. Karena pantai menghadap ke barat dengan cakrawala terbuka lebar, pengunjung dapat menikmati sunset tanpa halangan.
Saat matahari turun, langit memunculkan spektrum warna jingga, merah muda, dan keemasan yang terpantul sempurna di atas pasir basah, menciptakan efek cermin alam raksasa dan suasana romantis yang sulit dilupakan.
Sementara itu, untuk jam operasional setiap hari pukul 07.00-17.00 WIB, sehingga pengunjung disarankan datang pagi atau sore untuk pengalaman terbaik saat cuaca tidak terlalu terik. Sistem pemesanan paket wisata belum tersedia, pembayaran umumnya dilakukan tunai di lokasi.
Sedangkan untuk tarif parkir sangat terjangkau, sekitar Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil pada hari biasa, menjadikan Martajasah pilihan ramah kantong bagi keluarga dan pelajar.
Pantai Martajasah dengan segala kesederhanaan dan kemegahannya, membuktikan bahwa Pulau Garam menyimpan pesona abadi. Ini bukan sekadar hamparan pasir luas atau siluet perahu nelayan saat senja, tetapi pengalaman utuh menemukan ketenangan. Sehingga, Pantai Martajasah bisa dijadikan salah satu destinasi yang menawarkan kedamaian dan kenangan matahari terbenam tak terlupakan. bg-01/dsy
Editor : Desy Ayu