Buntut Tindakan Represif dan Pukul Wartawan, Empat Anggota Polres Tuban Diperiksa Propam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar saat terjadinya gesekan antara aparat keamanan dan warga Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban saat demonstrasi.
Tangkapan layar saat terjadinya gesekan antara aparat keamanan dan warga Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban saat demonstrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Buntut tindakan represif anggota Polres Tuban pada warga dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak yang menggelar demonstrasi atas dugaan penyerebotan tanah Madrasah Salafiyah oleh perusahaan pengeringan Palawija, empat anggota Polres Tuban diperiksa Propam.

Dalam peristiwa itu, selain warga yang mengalami tindakan represif, juga terdapat jurnalis yang mengalami pemukulan dari anggota kepolisian sewaktu meliput demonstrasi, bahkan ada upaya intimidasi dari Kapolsek setempat.

Dihadapan awak media, Kapolres Tuban, AKBP Suryono mengatakan jika saat ini ada empat anggotanya yang diperiksa Sie Propam Polres Tuban.

Meski tidak menyebut identitas anggota yang diperiksa, ia menjelaskan apabila dari hasil pemeriksaan terbukti ke empatnya melakukan arogansi, memungkinkan nantinya di proses secara hukum.

"Empat anggota sudah di periksa oleh Propam Polres Tuban. Mungkin juga akan diproses hukum," terangnya. Senin, (19/6/23).

Kapolres kelahiran Bojonegoro itu turut menyayangkan terjadinya serentetan peristiwa tersebut. Ia menegaskan akan melakukan evaluasi pada internal, termasuk pada Kapolsek Merakurak yang dikabarkan sempat melakukan upaya intimidasi pada wartawan yang berada dilokasi.

"Saya minta maaf pada rekan jurnalis yang mengalami gesekan saat meliput demonstrasi. Kami akan melakukan evaluasi terkait kejadian ini," imbuhnya.

Ketika ditanya wartawan terkait tersiarnya kabar terdapat oknum kepolisian di Polres Tuban yang menjadi backing perusahaan pengeringan palawija tersebut, Kapolres memastikan masih melakukan pendalaman dan pengembangan, sehingga saat ini belum bisa mengkonfirmasi.

"Harusnya Kepolisian itu netral. Tidak membela siapapun, tapi informasi ini akan kami evaluasi dan melakukan pendalaman," pungkasnya. Her

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…