SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H pada 29 Juni mendatang, harga bumbu dan bahan masakan rata-ta mengalami kenaikan. Salah satunya, harga cabai dan bawang merah di pasar tradisional Kabupaten Sumenep meroket awal pekan ini.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Noer Lisal Anbiyah mengatakan, kenaikan harga tersebut hanya terjadi pada komoditas cabai merah besar, sementara harga cabai rawit menunjukkan penurunan.
Harga cabai merah besar awal pekan ini naik dari Rp30 ribu menjadi Rp34 ribu per kg. Sebaliknya, harga cabai rawit justru turun dari Rp35 ribu menjadi Rp30 ribu per kg. Sementara, harga bawang merah awal pekan ini juga mengalami kenaikan dari Rp36 ribu menjadi Rp38 ribu. Sedangkan harga bawang putih stabil Rp34 per kg.
“Cabai rawit dan bawang ini merupakan komoditas yang tidak tahan lama. Gampang busuk. Karena itu, harganya fluktuatif. Tergantung stok. Bahkan perubahan harganya bisa harian,” katanya, Rabu (21/06/2023).
Sementara, untuk komoditas daging harganya stabil. Harga daging ayam kampung Rp90 ribu per kg, dan daging sapi Rp120 ribu per kg. Sementara untuk harga beras kualitas premium stabil Rp13 ribu per kg dan beras kualitas medium Rp10.600 per kg.
“Untuk harga minyak goreng kemasan juga stabil. Kemasan 2 liter tetap Rp40 ribu dan minyak goreng curah Rp16 ribu per kg. Harga gula pasir juga stabil Rp14 ribu per kg,” ujarnya.
Melihat fenomena tersebut, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. dsy
Editor : Desy Ayu