Dinas Peternakan Bangkalan, Pastikan hewan Kurban Aman dan Layak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan hewan di halaman kantor Dinas peternakan Bangkalan oleh petugas.
Pemeriksaan hewan di halaman kantor Dinas peternakan Bangkalan oleh petugas.

i

SURABAYA PAGI, Bangkalan- Dinas Peternakan melakukan proses pemeriksaan kesehatan hewan seperti wajib eartag dan vaksin. Pemeriksaan itu dilakukan berangsur-angsur bagi hewan yang akan keluar dari Bangkalan. "Untuk yang keluar daerah harus terpenuhi, sebelum SKKH diterbitkan oleh pejabat POV dinas Peternakan Bangkalan," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan Ahmad Hafid.

Selain memeriksa tiap hewan yang akan melaju ke luar daerah, Tim Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan juga melakukan pemantauan kesehatan hewan. Petugas dan tim pemantau kesehatan hewan bahkan berkeliling ke masjid dan yayasan untuk memastikan hewan qurban layak dipotong.

"ASN Disnak tetap ngantor demi perputaran ekonomi peternak, miskipun yang lain sudah berlibur," kata kepala Dinas Peternakan Ahmat Hafid. Hafid sapaan akrabnya menuturkan jika, pemeriksaan hewan kurban yang akan dipotong sehat Dikenal dengan istilah Antemortem dan Postmortem.

Pemeriksaan antemortem kata Hafid dilakukan dengan cara evaluasi visual dan fisik hewan, seperti melihat tanda-tanda penyakit, memeriksa kondisi kulit, mata, hidung, dan sistem pernapasan.

"Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa hewan ternak tersebut bebas dari penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia saat mengonsumsi dagingnya, serta memberikan rasa aman pada masyarakat saat melaksanakan ibadah kurban," imbuhnya.

Sementara, Pemeriksaan Post Mortem ialah pemeriksaan kesehatan jeroan dan karkas setelah disembelih yang dilakukan oleh petugas pemeriksa berwenang. Dilakukan segera setelah penyelesaian penyembelihan, dan pemeriksaan dilakukan terhadap kepala, karkas dan/atau jeroan.wah

Berita Terbaru

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…