Rojo Koyo Petani di Ponorogo Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Pedesaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita dan Forkopimda saat panen padi di Desa Mojorejo Kecamatan Jetis. Foto: Diskominfo Ponorogo.
Bupati Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita dan Forkopimda saat panen padi di Desa Mojorejo Kecamatan Jetis. Foto: Diskominfo Ponorogo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali menyoroti sektor pertanian melalui konsep rojo koyo (hewan ternak dan tanaman) yang muncul pada acara hari turun ke sawah petani atau farm field day (FFD).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita. Konsep rojo koyo tersebut berperan sebagai penumbuh dasar ekonomi masyarakat di pedesaan.

Bupati Sugiri Sancoko menegaskan bahwa sektor pertanian di Kabupaten Ponorogo harus hebat sesuai visi dan misi yang diusungnya. Kendati demikia, data menunjukkan bahwa mayoritas petani hanya memiliki lahan pertanian kurang dari dua kotak. Dimana satu kotak sawah setara 10 ru atau 1.400 meter persegi.

“Mau dikasih benih yang paling bagus, dalam satu kotak menghasilkan satu ton itu sudah mending,‘’ kata Sugiri, Jumat (30/6/2023).

Bupati yang akrab disapa Kang Giri ini menjelaskan, jika dalam satu kotak sawah menghasilkan sekitar satu ton padi dengan harga Rp 6 ribu per kilogram, maka pendapatan kotor petani hanya Rp6 juta.

Sementara jika dibagi dengan empat bulan masa tanam, maka pendapatannya hanya Rp1,5 juta sebulan.

“Dikurangi oleh biaya tanam, beli pupuk, ongkos pengairan, dan honor pekerja, mungkin tinggal 200 ribu sebulan,” ujarnya.

Ia mengangankan ulang pola rojo koyo ketika setiap petani memelihara sapi yang memiliki nilai jual tinggi.Selain itu, di kandang belakang rumah juga terdapat kambing dan ayam dengan jumlah cukup banyak.

Saling berkesinambungan, jerami sisa panen untuk pakan sapi dan kotoran ternak dibuat pupuk organik.

“Kalau itu bisa berjalan kembali, akan menjadi satu ekosistem yang dahsyat,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Kabupaten Ponorogo Masun mengatakan bahwa FFD atau yang biasa disebut Hari Turun ke Ladang bertepatan dengan masa panen padi Sekolah Lapang (SL) Gerakan Pertanian (Genta) Organik.

Adapun terdapat 10 kelompok tani yang menjadi sasaran Genta Organik disertai peatihan pembuatan pupuk hayati dan pestisida alami itu. Masing-masing kelompok tani ini minimal mempraktikkannya di lahan seluas setengah hektare.

Dari lima hektare sawah yang ditanami padi dengan pupuk organik itu, rata-rata hasil per hektare mencapai 7,4 ton gabah kering panen (GKP). Bahkan, ada yang berhasil mencapai 7,7 ton GKP. pnr

Berita Terbaru

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …