Temuan Kerangka Ular Raksasa Terekam Jelas Satelit Google Maps, Begini Faktanya...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan kerangka diduga ular Titanoboa yang telah punah. SP/ SBY
Penampakan kerangka diduga ular Titanoboa yang telah punah. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satelit Google Maps berhasil menangkap temuan unik dan menakjubkan, salah satunya temuan kerangka ular raksasa menyeramkan oleh akun TikTok @googlemapsfun. Hampir setiap relung terpencil di bumi ini bisa dijelajahi hanya lewat HP jika lokasi tersebut pernah dikunjungi kendaraan Google Earth.

Bahkan berbagai misteri telah 'terungkap' berkat aplikasi Google Earth tersebut. Mulai dari lokasi kejadian kriminal hingga situs horor terbengkalai seperti di Pripyat, Chernobyl.

Dalam unggahan video pendek yang beredar tersebut, mereka membahas hal-hal yang menyeramkan yang terekam di Google Maps tanpa disadari. Pertama yang diungkap penampakan Bigfoot di hutan Rusia.

Selanjutnya, mereka mengklaim telah menemukan kerangka ular sepanjang 30 meter di Prancis yang dapat dilihat dari satelit. Mereka memperkirakan kerangka itu adalah ular Titanoboa yang telah punah.

Diketahui, lokasi penemuan kerangka ular raksasa itu ternyata memang terletak di Prancis. Lokasi tepatnya adalah di pantai dekat Muara Loire, yang membelah wilayah Saint-Nazaire dan Saint-Brevin-les-Pins.

"Di suatu tempat di Prancis, kami dapat melihat sesuatu yang sangat besar yang hanya dapat Anda lihat dengan satelit," narasi akun @googlemapsfun dalam video, dikutip Selasa (04/07/2023).

"Tersembunyi di Google Earth, pengguna percaya ini adalah ular raksasa. Panjangnya sekitar 30 meter dan lebih besar dari ular manapun yang ditangkap sebelumnya."

Tapi sayangnya untuk penonton TikTok yang bersemangat dengan penemuan itu bakal kecewa. Sebab sebuah situs pengecekan fakta mengungkapkan bahwa kerangka itu tidak seperti yang terlihat.

Sebagai informasi, kerangka tersebut merupakan instalasi seni yang terbuat dari logam. Patung itu dibuat oleh seniman Cina Huang Yong Ping dan berukuran panjang 130 meter. Itu dikenal sebagai Le Serpent d'Océan dan ketika air pasang akan terlihat dari satelit.

Situs web turis lokal mengatakan: "Sejak Juni 2012, seekor ular besar, karya seniman Tiongkok Huang Yong Ping, muncul di pantai Mindin." "Kerangkanya muncul di setiap pasang surut, menyerupai penggalian arkeologi dan gerakannya membuatnya tampak hidup. Jangan lewatkan!." dsy

Berita Terbaru

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

SurabayaPagi, Kudus – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS menggelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli 2026 di Sup…

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia   Foto Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. …

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…