NasDem, akan Lakukan Show of Force di GBK, Kayak PDIP, 16 Juli Mendatang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai NasDem akan melakukan konsolidasi seluruh kadernya menghadapi Pemilu 2024. Acara akan melibatkan seluruh kader NasDem baik di struktur pengurus hingga caleg. Show of force akan diselenggarakan sore hari, 16 Juli nanti. PDIP telah lebih dulu menggelar konsolidasi dengan kemasan puncak peringatan Bulan Bung Karno di GBK, Jakarta, Sabtu, 24 Juni 2023 lalu.

"Kegiatannya apa, kegiatannya adalah menunggu arahan baru Pak Ketum dalam hal ini Pak Surya," kata DPP NasDem Sugeng Suparwoto, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (4/7/2023).

Sugeng Suparwoto mengatakan acara itu merupakan konsolidasi seluruh kader NasDem dalam menghadapi Pemilu 2024. Acara akan melibatkan seluruh kader NasDem baik di struktur pengurus hingga caleg.

"Konsolidasi Partai NasDem, untuk siap pemilu 2024, ingat Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, tinggal 8 bulan lagi. Maka, itu lah kegiatan konsolidasi internal partai NasDem melibatkan seluruh kader baik struktur pengurus maupun anggota calon legislatif," ucapnya.

 

Akan Ada Efek Kejut

Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Charles Meikyansah mengungkap kemungkinan akan ada efek kejut di acara itu. Efek kejut itu dari apa yang disampaikan Anies, namun tidak diketahui pasti perihal apa.

"Bisa saja nanti ada clue yang terakhir akan disampaikan Pak Anies, bahwa yang ada di kantongnya itu misalnya apakah laki-laki, perempuan, mewakili orang Jawa, luar Jawa, mewakili profesi tertentu, dan lain-lain. Nah, ini suatu efek kejut yang pasti akan disampaikan oleh Pak Anies," kata Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2023).

Charles menekankan nama cawapres sudah ada di kantong Anies. Dia menyerahkan ke Anies kapan akan diumumkan.

"Karena di kantongnya Pak Anies itu, semua sudah ada di kantong itu, tinggal momentumnya kapan, nanti itu yang akan disampaikan oleh Pak Anies sendiri," ujar Charles.

"Tetapi, kita hormati tiba-tiba Pak Anies tanggal 16 Juli, kalau rekan saya Sahroni bilang belum diumumkan cawapresnya, tetapi tiba-tiba rasanya bagus juga kalau 16 Juli disampaikan," ungkapnya.

"Cawapres tadi rekan saya Sahroni sudah bilang, cawapres belum. Tetapi apakah mungkin ada efek kejut tanggal 16? Itu kan pertanyaan publik yang diwakili media?" kata Charles.

Charles menyebut bisa saja Anies akan menyampaikan clue soal cawapresnya nanti. Ia meyakini akan ada efek kejut dalam acara itu.

"Bisa saja nanti ada clue yang terakhir akan disampaikan Pak Anies, bahwa yang ada di kantongnya itu misalnya apakah laki-laki, perempuan, mewakili orang Jawa, luar Jawa, mewakili profesi tertentu, dan lain-lain. Nah, ini suatu efek kejut yang pasti akan disampaikan oleh Pak Anies," ujar Charles.

 

Cawapres Tunggu Momen

Charles menekankan nama cawapres sudah ada di kantong Anies. Dia menyerahkan ke Anies kapan akan diumumkan.

"Karena di kantongnya Pak Anies itu, semua sudah ada di kantong itu, tinggal momentumnya kapan, nanti itu yang akan disampaikan oleh Pak Anies sendiri," ujar Charles. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Viral! 15 Rusa di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Terpantau Kurus, Diduga Alami Stress

Viral! 15 Rusa di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Terpantau Kurus, Diduga Alami Stress

Senin, 06 Apr 2026 13:53 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini area kebun binatang mini Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung mendapat sorotan tajam terkait…

Tekan Risiko Pergaulan Menyimpang, Kemenag Trenggalek Sigap Upayakan Literasi Gender

Tekan Risiko Pergaulan Menyimpang, Kemenag Trenggalek Sigap Upayakan Literasi Gender

Senin, 06 Apr 2026 13:26 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka menekan pergaulan bebas yang menyimpang bagi remaja, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek…

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Maraknya Kebijakan WFH, Pemkab Tulungagung Tetap Terapkan Wajib Masuk Kantor

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat terkait pelaksanaan Work From Home (WFH) untuk menghemat BBM imbas perang antara…

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…