Bagikan Penerima PIP Puti Guntur Soekarno, PDIP Surabaya: Perkuat Akses Pendidikan Wong Cilik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PDI Perjuangan Kota Surabaya mendistribusikan penerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), yang digolkan dari jaring aspirasi Puti Guntur Soekarno, anggota Komisi 10 DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan. 

Puti Guntur, politisi PDI Perjuangan, dari Dapil Surabaya - Sidoarjo. Cucu Bung Karno gigih memperjuangkan akses pendidikan, terutama bagi warga tidak mampu. Pembagian beasiswa PIP diikuti para orang tua penerima manfaat. 

 

“PIP adalah program pemerintahan Presiden Jokowi, yang dikelola Kementerian Pendidikan Nasional. Dijaring Ibu Puti Guntur Soekarno melalui kader-kader PDI Perjuangan untuk memperkuat akses pendidikan bagi pelajar-pelajar dari keluarga tidak mampu,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Minggu (9/7). 

“Program pembangunan Presiden Jokowi telah dirasakan warga masyarakat, seperti pemberian PIP. Maka, PDI Perjuangan mengajak masyarakat untuk menjaga keberlanjutan program-program pemerintahan Presiden Jokowi di masa depan,” kata Adi. 

Pembagian PIP dimulai dari Kecamatan Tambaksari, Sabtu kemarin malam. Dihadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Baktiono, yang juga Ketua Komisi C bidang pembangunan DPRD Kota Surabaya. Juga Ketua PAC PDIP Kecamatan Tambaksari Arif Wirawan dan para kader banteng. 

Kemudian Minggu, esok harinya, berlanjut ke Kecamatan Mulyorejo dan Asemrowo, lalu Krembangan dan Sukomanunggal. Dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan  Tenaga Ahli Puti Guntur Soekarno, Aliyudin dan Rizal. 

Hadir pengurus PDI Perjuangan lainnya, yakni Hadrean Renanda, Anas Karno, Achmad Hidayat, Hamid dan Agus Basuki, Heri Budi Santoso, Hariaji dan Triyarso. 

“PDI Perjuangan sangat concern untuk memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat, terutama kalangan wong cilik, kaum marhaen. Kader-kader banteng  terus melakukan pendampingan pendidikan dan mencegah anak-anak pelajar putus sekolah. Di pihak lain, kita bersama-sama melahirkan generasi-generasi terpelajar yang akan memimpin Indonesia di semua bidang, di masa depan,” kata Adi. 

Di Kota Surabaya telah diformulasikan sejumlah kebijakan pemerintahan oleh Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji yang berbasis kebutuhan warga masyarakat. “Seperti pendidikan gratis untuk jenjang SD Negeri dan SMP Negeri, juga pemberian seragam gratis untuk pelajar tidak mampu, dari sekolah negeri maupun swasta,” kata Armuji. 

“Untuk jenjang SMA dan SMK, Pemkot Surabaya telah mengintervensi pembiayaan pelajar melalui pemberian beasiswa pemuda tangguh. Tahun ini, satu bulan mendapat Rp 200 ribu per orang tiap bulan,” kata Armuji. 

“Kita jaga jenjang pendidikan dari anak-anak Surabaya, supaya dapat terus berlanjut ke level yang paling tinggi. Jangan sampai ada yang putus sekolah,” kata Armuji. 

Tahun ini, PDI Perjuangan Kota Surabaya berhasil menjaring 6.152 penerima manfaat PIP, kebanyakan dari keluarga tidak mampu di level SD, SMP, SMA dan SMK. 

Pada jenjang pelajar SD, penerima manfaat PIP mendapatkan Rp 450 ribu satu tahun. Jenjang SMP Rp 750 ribu dan jenjang SMA/SMK Rp 1 juta. “Semua harus seratus persen untuk keperluan pendidikan putra-putrinya,” kata Baktiono. 

Dikatakan, kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya sangat gigih memperjuangkan kemudahan akses pendidikan bagi warga masyarakat, terutama lapisan tidak mampu. 

“Kita berterima kasih kepada Ibu Puti Guntur Soekarno, cucu Sang Proklamator Bung Karno, yang telah berupaya keras dan memperjuangkan PIP bisa diterimakan warga masyarakat di Surabaya. Ibu Puti Guntur Soekarno juga gigih memperjuangkan berbagai kebijakan pemerintahan di  bidang pendidikan yang berpihak pada nasib wong cilik, kaum marhaen,” kata Baktiono. Alq

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…