Genjot Perekonomian, Festival Tempe Kembali Digelar di Probolinggo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Festival Tempe di Kota Probolinggo. Foto: Pemkot Probolinggo.
Festival Tempe di Kota Probolinggo. Foto: Pemkot Probolinggo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Masyarakat Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo menggelar "Festival Tempe" di lapangan terbuka RW 02, pada Minggu (9/7/2023). Festival dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Kepala Diskominfo Aman Suryaman, Camat Wonoasih Deus Nawandi, Lurah Sumbertaman Muhammad Yusuf dan Ketua Penyelenggara Festival Tempe, Rebudi.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi adanya pelaksanaan Festival Kampung Tempe ini. Menurutnya, festival ini merupakan salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Kami memberikan apresiasi atas gelaran Festival Kampung Tempe ini. Dengan adanya keberadaan Kampung Tempe ini setidaknya bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat sekitar," katanya, Minggu (9/7/2023).

Ia menilai, keberadaan daerah tersebut tentu sangat berdampak terhadap masyarakat.

"Semoga dengan mengangkat kearifan lokal yang ada, festival ini dapat membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat, khususnya di Kampung Tempe," ujarnya.

Lebih lanjut, Habib Hadi mengatakan bahwa pemerintah akan mendukung segala upaya untuk memajukan perekonomian masyarakat setempat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mendukung adanya gelaran fetival yang mengangkat kearifan lokal karena membawa dampak bagi masyarakat Kampung Tempe,” ungkapnya.

Selain menampilkan berbagai macam olahan masakan dari bahan baku tempe, Festival Tempe juga berisi bazar pelayanan, bazar UMKM, senam bersama hingga tampilan seni budaya hadrah, tampilan fashion, pencak silat, nagasai, tari ular, dan layangan naga.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kampung Tempe, Rebudi menyampaikan bahwa tujuan dari festival ini yakni untuk memperkenalkan keberadaan Kampung Tempe kepada masyarakat, yang merupakan ikon dari Kelurahan Sumbertaman.

"Festival ini, sudah dua kali diadakan, tahun 2022 lalu dan tahun ini. Rata-rata warga disini banyak yang mengolah dan memproduksi tempe. Makanya kegiatan festival ini sengaja digelar untuk mengenalkan hasil produksi tempe kepada masyarakat luas,” ujar Rebudi.

Rebudi mengungkapkan bahwa total ada 35 produsen tempe di Kelurahan Sumbertaman. Produsen tempe itu, tersebar di RW 01 dan 02. Terbanyak berada di RW 02 Kelurahan Sumbertaman.

Ia menjelaskan, produk tempe yang diproduksi itu telah memiliki target pemasaran yang luas.

“Kami bersyukur saat ini pemasaran tempe sudah ada yang keluar wilayah Kota Probolinggo, yakni wilayah Lumajang dan lainnya," ucapnya.

Tujuan dari diadakannya festival Kampung Tempe ini untuk meningkat perekonomian masyarakat dengan kearifan lokal baik itu melalui UMKM, kesenian ataupun budaya yang ada di Kampung Tempe RW 2 Kelurahan Sumbertaman.

Dengan digelarnya Festival Kampung Tempe yang meriah ini, diharapkan akan semakin memperkokoh perekonomian masyarakat setempat. Di antaranya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), promosi kesenian, serta budaya yang khas dari Kampung Tempe di RW 2, Kelurahan Sumbertaman.

Lebih lanjut, ia menambahkan, anggaran untuk Festival Kampung Tempe ini dibebankan pada APBD Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo tahun anggaran 2023. prb

Berita Terbaru

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya tidak hanya menghadirkan batik di ruang pamer. Yayasan Batik Indonesia (YBI) b…

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penanganan perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang J…