Dispertan Nganjuk Sosialisasikan Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Kepada Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi pengelolaan pupuk bersubsidi di Aula Balai Desa Banaran, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Selasa (11/7/2023). Foto: Pemkab Nganjuk.
Sosialisasi pengelolaan pupuk bersubsidi di Aula Balai Desa Banaran, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Selasa (11/7/2023). Foto: Pemkab Nganjuk.

i

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Nganjuk terus gencar memberikan sosialisai pengelolaan pupuk bersubsidi kepada para Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah setempat.

Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Muslim Harsoyo mengatakan bahwa pengenalan pengelolaan pupuk bersubsidi tersebut perlu dilakukan karena banyak permasalahan dan potensi persoalan yang timbul terkait pupuk bersubsidi.

“Sosialisasi ini perlu kita laksanakan karena banyak permasalahan dan juga potensi yang timbul,” kata Muslim Harsoyo saat menyampaikan sosialisasi pengelolaan pupuk bersubsidi di Aula Balai Desa Banaran, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Selasa (11/7/2023).

Terlebih dengan ditetapkannya Permentan Nomor 10 tahun 2022 tentang tata cara alokasi dan penetapan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi.

“Semuanya tentu sudah merasakan dari implementasi Permentan itu, terutama kebijakan pengurangan jumlah pupuk dan jenis komoditas yang diberikan. Ini masih menjadi masalah karena selama ini petani masih bergantung pupuk kimia bersubsidi,” terangnya.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, Muslim berharap para Gapoktan, distributor, dan kios-kios pupuk dapat mengikuti dan memahami dengan baik tentang alokasi penyaluran dan penggunaan pupuk subsidi pemerintah.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa perubahan kebijakan penyaluran pupuk bersubsidi yang perlu diperhatikan besama pasca ditetapkannya Permentan 10/2022.

Muslim menyebutkan, kini penyaluran pupuk bersubsidi diperuntukkan terbatas hanya pada 9 komoditas pertanian.

“Untuk subsektor tanaman pangan di antaranya yakni tanaman padi, jagung dan kedelai. Kemudian, untuk pertanian hortikultura yaitu tanaman cabai, bawang merah dan bawang putih. Berikutnya, untuk tanaman perkebunan yakni untuk tanaman tebu rakyat, kakao dan kopi,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, Prementan 10/2022 juga mengatur tentang jenis pupuk subsdidi yang disalurkan oleh Pemerintah pada petani.

“Hanya 2 (dua) jenis. Yaitu pupuk urea dan NPK (kalium),” ucapnya.

Maka dari itu, untuk mencukupi kebutuhan pupuk petani, pihaknya mengajak para petani agar menggunakan pupuk organik atau pupuk cair organik. Selain untuk mencukupi kebutuhan pemakaian pupuk anorganik atau pupuk buatan, sambungnya, juga dapat menjaga struktur dan kesuburan tanah.

“Kebijakan ini (Permentan 10/2022) salah satunya untuk mengarahkan penggunaan pupuk organik. Karena kondisi tanah kita sekian tahun dipupuk dengan pupuk kimia akan berkurang kesuburannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya menggalakkan pemakaian pupuk organik bagi petani Nganjuk, 40 sampai 50 persen.

Di samping itu, guna memenuhi kebutuhan petani, saat ini Muslim juga sedang berusaha mengajukan permintaan penambahan alokasi pupuk subsisi bagi petani Kota Bayu. Sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK), dan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Nganjuk.

“Tahun ini Raperda LP2B berkelanjutan sekitar 32.470 hektar. Khusus untuk lahan pertanian dan tidak boleh dialih fungsikan. Pupuk urea dari kebutuhan kita dipenuhi 92 persen dari pengajuan kita 32.000 ton. Sementara untuk NPK kita, hanya dipenuhi 45 persen, kita ajukan penambahan,” terangnya.

Semantara itu, Camat Pace, Ida Sobihatin menyambut baik adanya sosialisasi penggunakan pupuk subsidi bagi petani di wilayahnya. Menurutnya, pupuk menjadi kebutuhan pokok bagi tanaman para petani di Kabupaten Nganjuk.

“Tolong ikuti kegiatan ini dengan baik sampai selesai. Informasi-informasi pengelolaan pupuk subsidi seperti apa? Semuanya akan dijelaskan. Semoga kedepan, tidak ada kesulitan-kesulitan. Petani tetap bisa tangguh, bisa menghasilkan prosuksi yang baik. Pertanian maju-petani sejahtera,” ujar Ida.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tanjunganom, Forpimcam Pace dan Tanjunganom, Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), Kades se Kecamatan Pace dan Tanjunganom, distributor pupuk dan kios-kios se Kecamatan Pace dan Tanjunganom.

Kemudian, ketua kelompok tani, Gabungan Kelompok Tani se Kecamatan Pace dan Tanjunganom. Hadir juga sebagai narasumber yakni Perwakilan Polres Nganjuk dan Kejaksaan Nganjuk. ngj

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…