Nekat Renang di Sungai Sedalam 3 Meter, Bocah SD di Blitar Tewas Tenggelam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi bocah yang tidak bisa berenang dan tewas tenggelam di sungai. SP/ BLT
Illustrasi bocah yang tidak bisa berenang dan tewas tenggelam di sungai. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seorang bocah SD berinisial DMF (12) ditemukan tenggelam di sungai Pasur Desa Bululawang Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar saat dirinya berenang bersama kedua temannya. Ketiga bocah SD tersebut terjun ke sungai yang diduga memiliki kedalaman sekitar 3 meter.

Awalnya mereka tidak mengetahui kedalaman sungai tersebut dan langsung berenang, namun nasib kurang beruntung menimpa DMF (12) yang kurang mahir berenang dan akhirnya tenggelam di sungai yang bermuara ke Pantai Pasur itu.

“Benar, korban ditemukan di sungai Pasur sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diduga tenggelam, tidak bisa berenang,” kata Kapolsek Bakung Iptu Purnomo, Minggu (16/07/2023).

Kronologi Kejadian

Diketahui, menurut Purnomo, kejadian itu bermula saat korban menyusul kakeknya, Ahmad (65) yang sedang memancing di sungai Pasur. Saat itu korban berangkat bersama dengan FRD (12) dan NVL (13).

Setelah bertemu dengan sang kakek, korban dan dua temannya tersebut berpamitan untuk bermain di sekitar sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat kakeknya memancing.

Saat kejadian korban tenggelam itu, sang kakek tidak menyadari jika cucunya dan keduanya temannya nekat terjun ke sungai untuk berenang. Dirinya hanya berpikir sang cucu dan kedua temannya hanya bermain di sekitar sungai saja.

“Kemungkinan korban berada di lokasi yang cukup dalam, padahal tidak bisa renang. Kemudian korban tenggelam, dan teman-temanya tidak bisa menolong korban,” terangnya.

Mengetahui temannya tenggelam, kedua teman korban pun berlari memanggil kakeknya untuk datang ke lokasi kejadian. Nahas, korban sudah tidak dapat tertolong. Akhirnya, korban dievakuasi oleh warga sekitar dan polisi yang datang ke TKP.

Saat ini, jenazah korban pun kini sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihaknya pun turut mengimbau kepada warga untuk dapat memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama saat bermain di sungai dan sebagainya. 

“Sebenarnya kedalaman sungai hanya 1 meter, tetapi ada bagian (aliran) sungai di bawahnya dengan kedalaman 3 meter. Jadi harus hati – hati,” tutup Purnomo. dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…