ANALISIS BERITA

AHY Anti Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno
Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kok tiba-tiba menyampaikan kritik tajam kepada Presiden Joko Widodo?

AHY mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah, mulai utang, hingga kondisi perekonomian Indonesia.

Ini menunjukan posisi AHY jelang Pemilu 2024. Ini positioning AHY, sebagai sosok antipemerintah yang saya kira memang sebagai upaya mengkapitalisasi, mengakumulasi, mencari pemilih-pemilih yang antiJokowi, yang tak puas dengan pemerintah, untuk dijadikan insentif politik elektoral.

Saya menilai AHY memang perlu menegaskan posisi di 2024. Pasalnya, AHY membutuhkan suara-suara antipemerintah untuk bersaing di 2024.

Pidato AHY, sebetulnya untuk menyasar ceruk pemilih yang selama ini memang sangat anti dan sangat kritis terhadap Jokowi.

Saya menganggap AHY bukan hanya sebagai Ketum Demokrat tapi punya keinginan maju di Pilpres 2024 dan ingin membesarkan Demokrat.

Dalam konteks itu sikap kritisnya ini adalah sebagai bentuk penegasan di mana Demokrat, AHY, sedang menyasar pemilih-pemilih yang tidak puas dengan Jokowi.

Saya berpendapat AHY sudah tepat bersikap kritis seperti ini. Menurut saya, agak aneh jika AHY memuji-muji pemerintah, lantaran mazhab partainya yang merupakan oposisi.

Dalam pandangan saya justru sangat aneh kalau AHY agak lunak dan mengapresiasi kerja-kerja pemerintah. Apalagi saya melihat mazhab Demokrat adalah mazhab asal berbeda dengan pemerintah. Jadi wajar, AHY, suka nyerang Jokowi.

Tentang bobot kritik AHY, saya sarankan, anak ya SBY ini harus memberikan data-data ketika mengkritik Jokowi. Selain itu, menurutnya AHY juga harus siap diserang balik oleh pendukung Jokowi.

Saya anggap mazhab AHY yang menyerang bagus untuk memberikan check and balancing sebagai parpol di luar kekuasaan. Asal disertai dengan data-data yang cukup terukur. Dan kalau soal utang memang tidak ada yang membantah. Utang kita memang membengkak. Dan ini perlu ada skenario cara untuk mengurangi utang.

Soal pertumbuhan ekonomi, harus diakui pertumbuhan ekonomi kita memang 5%, agak sedikit lebih bagus dibanding yang lainnya, tapi mungkin karena pertumbuhan ekonomi tidak sesuai harapan, misalnya tumbuhnya 8%, 10%, makanya dikritik oleh AHY.

Saya kira bagus mengkritik ini, tapi memang AHU juga harus siap-siap dikritik balik oleh pendukung Jokowi. erk/rmc

*) Disampaikan Adi Prayinto, pada Minggu (16/7/2023).

Berita Terbaru

Polsek Kebomas dan YALPK Bagikan Sembako serta BBM Gratis untuk Ojol dan Warga Gresik

Polsek Kebomas dan YALPK Bagikan Sembako serta BBM Gratis untuk Ojol dan Warga Gresik

Selasa, 04 Agu 2026 10:08 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan warga Gresik menerima bantuan sembako serta bahan bakar minyak (BBM) gratis dalam kegiatan b…

35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

35 Ribu Guru SMA/SMK Jatim Belum Terima Tunjangan Fungsional, DPRD Desak Rp274 Miliar Masuk P-APBD 2026

Selasa, 04 Agu 2026 10:06 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2…

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…