Dua Instansi Dituding Lemot, Bupati Sumenep Lakukan Mutasi Jabatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kab. Sumenep, A. Juhri saat ditemui reporter Surabaya Pagi. SP/Ainur Rahman
Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kab. Sumenep, A. Juhri saat ditemui reporter Surabaya Pagi. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Inspektorat dan BKPSDM Kab. Sumenep, akhirnya dimutasi oleh Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH. MH kemarin di Pendopo Agung Sumenep.

Pergantian kedua instansi karena dinilai tidak mampu menangani banyaknya persoalan ASN di Kab. Sumenep, salah satunya desakan aktivis di Sumenep, terkait perselingkuhan ASN yang sedang viral di pemberitaan bahkan sampai menasional.

Hal itu disampaikan Juhri, selaku ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kab. Sumenep.

Menurutnya, berbagai desakan aktivis terhadap Irban III Inspektorat Sumenep, akhirnya membuahkan hasil setelah adanya pernyataan dari Irban III inspektorat, perihal perselingkuhan ASN yang sudah diproses dan ada di meja Bupati. Tegasnya

"Para aktivis di Sumenep, berharap Bupati memberikan sanksi seberat-beratnya kalau bisa sampai kepada pencopotan ASN, sebab, perselingkuhan itu hal yang dimurkai oleh Allah".

Makanya kata dia, pergantian Kepala Inspektorat dan BKPSDM menjadi atensi publik untuk dapat mensterilkan kinerja ASN di lingkungan pemerintahan Kab. Sumenep. Tegasnya

Selain itu juga pihaknya mengatakan, jika perbuatan terlarang dan di murkai Allah itu wajar mendapat kutukan di dunia atau setidaknya hukuman rajam diberlakukan, agar pelaku tahu dan merasakan betapa sakitnya di sakiti atau di khianati oleh orang yang dicintai.

"Saya mewakili para aktivis dan pegiat sosial, juga kuli tinta di Kab. Sumenep, meminta kepada kepala Dinas yang baru untuk dapat menyelesaikan persoalan ASN yang memiliki catatan buruk".

Selain itu juga, Kepala Bagian Hukum yang memiliki peran penting di dalam menyelesaikan bermacam persoalan ASN di lingkungan pemerintahan Kab. Sumenep.

"Kepala bagian Hukum, harus mengambil sikap tegas dalam menentukan dan mengusut persoalan yang ada di meja Bupati, termasuk viralnya perselingkuhan ASN yang menyita perhatian publik"

Selain itu kata Juhri, pelaku harus segera di bombardir atau dirajam sebagaimana syariat Islam diberlakukan, makanya pemerintahan hukum di Indonesia harus ditegakkan seadil-adilnya.

"Makanya saya mendesak Bupati dapat mengungkap siapa pelaku kejahatan yang berlabuh di Nahkoda pemerintahan Achmad Fauzi Wonsojudo SH, MH di Kab. Sumenep"

Desakan itu, kata dia, agar publik tahu, bahwa kejahatan terbesar adalah perselingkuhan, jadi, pihaknya meminta Bupati Sumenep dan Bagian Hukum untuk menyegerakan mengambil keputusan untuk memberikan sanksi seberat-beratnya terhadap pelaku dan korban.

"Ayo bersama kita tuntaskan segera persoalan yang menyita perhatian publik, dan melukai hati umat beragama, tulis kata mereka yang menginspiratif, agar potret buram kab. Sumenep yang terendus virus negatif kembali bermarwah"

Sebagai ketua Komite Wartawan, pihaknya meminta Kepada awak media yang tergabung di Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) di Kab. Sumenep, meminta agar pewarta itu peka dalam mengawal persoalan di Kab. Sumenep, terutama perselingkuhan ASN. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti penanganan darurat kebakaran dan evaluasi keselamatan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Banyuwangi telah…