Penampakan Komodo Masuk Pasar Souvenir, Netizen: 'Preman Pasar yang Dilindungi'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar penampakan komodo masuk dan keliling di pasar souvenir Labuan Baju, NTT. SP/ LB
Tangkapan layar penampakan komodo masuk dan keliling di pasar souvenir Labuan Baju, NTT. SP/ LB

i

SURABAYAPAGI.com, Labuan Bajo - Beberapa hari lalu beredar sebuah video yang memperlihatkan seekor komodo masuk sebuah ke pasar souvenir di Labuan Bajo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Video tersebut diunggah oleh salah satunya akun TikTok @komodo_predator. 

Dalam video yang dibagikan pada 25 Juli 2023 itu, muncul komodo yang berukuran cukup besar tampak berjalan-jalan menyusuri Pasar Souvenir di Labuan Bajo. "Komodo darago masuk ke tempat souvenir,” tulis akun tersebut, dikutip Jumat (28/07/2023).

Melihat komodo berjalan melewati pasar, banyak pedagang yang naik ke atas, tapi ada juga beberapa pedagang terlihat tenang dan bersikap biasa saja. Sebagian pedagang dan pengunjung bahkan merekam dengan ponsel mereka saat komodo masuk ke pasar.

Komodo dikenal dengan racun dari taring dan air liurnya, tidak dianjurkan untuk berada terlalu dekat dengan hewan reptil itu. Namun warga sekitar sepertinya sudah tidak asing dengan komodo itu. Kejadian komodo masuk pasar itu terjadi pada Oktober 2022 kemudian kembali di up dan viral lagi.

"Komodo: Jalan dulu lah ke pasar ngeliat hasil usaha warga yang memajang wajahku,” komentar seorang warganet.

"Salah satu preman pasar yg dilindungi," tulis warganet lainnya.

"Mau beli kaos yang ada gambar dianya tapi lupa bawa dompet" tambah warganet lainnya.

"Normal day in NTT,” timpal warganet lainnya Banyak juga yang mempertanyakan bagaimana komodo bisa sampai ke pasar dan bahkan sudah terjadi beberapa kali. Belum diketahui apakah ada petugas terkait yang mencari komodo itu atau hewan langka itu bisa kembali ke kandang atau tempat tinggalnya sendiri.

Sebagai informasi, komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hanya ditemukan di kepulauan Indonesia, khususnya di Pulau Komodo, Rinca, Flores, dan Gili Motang. Komodo dikenal juga dengan nama ilmiahnya, Varanus komodoensis.

Sebelumnya, kejadian komodo masuk pasar seperti mengingatkan pada peristiwa di tahun 2020 lalu, yaitu foto seekor Komodo berhadap-hadapan dengan truk di Taman Nasional Komodo sempat menghebohkan dunia maya. Lokasi foto itu disebut berada di Pulau Rinca, salah satu pulau di kawasan Taman Nasional Komodo, NTT.

Foto tersebut diunggah di Twitter oleh akun @KawanBaikKomodo. Unggahan pada 27 Oktober 2020 tersebut langsung mengundang banyak tanggapan dari warganet. Mayoritas menyesali aksi pembangunan yang mengganggu tempat tinggal komodo sebagai hewan dilindungi. Bahkan ada warganet melihat hal ini sebagai tanda awal kepunahan komodo.

Oleh karenanya, pemerintah menetapkan Pulau Komodo dan Pulau Rinca sebagai taman nasional sejak 1980. Ini untuk melindungi komodo, hewan purba yang hanya bisa ditemukan di NTT. dsy

Berita Terbaru

Layak Konsumsi, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Dijual Murah untuk Tekan Kerugian

Layak Konsumsi, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Dijual Murah untuk Tekan Kerugian

Selasa, 28 Jul 2026 13:10 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kelanjutan fenomena ribuan ikan di keramba danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah Kabupaten…

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keamanan masing-masing dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait menu yang akan di…

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Seiring bertambahnya kasus HIV di wilayah Kota Malang, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat tengah mengoptimalkan kesadaran…

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Seiring pembangunan SDM, infrastruktur, serta lima sektor unggulan yang dilakukan pemda setempat, saat ini Pemerintah Kabupaten…

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Usai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 disetujui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat…

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memanfaatkan masa reses sidang V tahun 2025–2026 dengan menyerap aspirasi w…