Disperindag Pamekasan Bakal Terapkan Retribusi Pasar Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto. Foto: Pemkab Pamekasan.
Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto. Foto: Pemkab Pamekasan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pamekasan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag ) Kabupaten Pamekasan, Madura  berencana menerapkan penarikan retribusi kepada para pedagang pasar secara digital.

Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto mengatakan, rencananya program tersebut dijalankan setelah pembangunan Pasar Kolpajung rampung pada tahun 2024 mendatang.

Pembangunan pasar berstandar nasional Indonesia ini juga akan diterapkan pola manajemen yang modern pula.

“Aplikasi ini baru kami terapkan nanti setelah Pasar Kolpajung yang baru itu sudah diserahterimakan ke kami. Sekarang kan masih proses pembangunan,” kata Basri di Pamekasan, Kamis (27/7/2023).

Basri menjelaskan, nantinya penarikan retribusi pasar itu akan memakai kartu dengan sistem cashless payment atau pembayaran tanpa uang tunai. Para pedagang Pasar Kolpajung  akan mendapatkan kartu setelah sebelumnya mendaftar ke pihak bank pelaksana.

Pedagang tidak perlu lagi membayar uang tunai kepada petugas pasar mengenai pembayaran retribusi, cukup menempelkan kartu ke mesin yang dibawa petugas.

“Karena ini by aplikasi, maka akan membangun data base. Tidak hanya nama pedagang, tetapi juga jenis dagangan nanti ada chip berbasis NIK, sehingga basis data terjamin,” ujarnya.

Ia menuturkan, pembuatan aplikasi digital parkir tersebut saat ini masih dalam tahap perancangan. Untuk merealisasikan program tersebut, pihaknya akan melakukan pembahasan dengan pihak perbankan hingga penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan bank pelaksana tersebut.

Namun sebelum memberlakukan sistem tersebut, pihaknya akan memberikan sosialisasi terlebih dahulu kepada pedagang untuk memberikan pemahaman utuh tentang pembayaran yang efektif dan mudah.

“Itu ter-record secara otomatis dengan bank pelaksana. Program ini kami mulai dari pasar Kolpajung dulu, karena pasar Kolpajung nanti secara fisik baru. Tentu, kami akan edukasi dan sosialisasi dulu, karena sejatinya mereka ditarik karcis Rp 2 ribu dengan kartu kan sama, hanya metodenya saja beda,” pungkasnya. pmk

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…