Pemkab Jember Larang Hotel, Restoran, dan ASN Pakai Elpiji 3 kg

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 13 Agu 2023 15:43 WIB

Pemkab Jember Larang Hotel, Restoran, dan ASN Pakai Elpiji 3 kg

i

Bupati Jember, Hendy Siswanto. Foto: Pemkab Jember.

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berkomitmen untuk menyalurkan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg) tepat sasaran. Pemkab Jember secara resmi telah melarang hotel dan restoran menggunakan elpiji subsidi 3 kg.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor :510/249/331/2023 tentang penggunaan elpiji 3 kg yang ditandatangi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto.

Baca Juga: Hore, Petani di Jember Bakal Dapat 63.248 Ton Pupuk Bersubsidi

Agar penggunaan elpiji 3 kg tepat sasaran, lanjut Bupati, maka Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan perhotelan dilarang mengunakan elpiji melon tersebut.

"Kemudian perhotelan, restoran, usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian , usaha tani tembakau dan usaha jasa las," kata Hendy, Sabtu (12/8/2023).

Selain itu, penggunaan gas elpiji 3 kg ini juga tidak diperkenankan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50 juta.

"Tidak dihitung dari tanah dan bangunan tempat usaha. Dan atau yang memiliki omzet penjualan lebih Rp 300 juta dalam setahun. Serta orang yang mampu dan tidak memiliki surat keterangan miskin dari pemerintah kelurahan/desa," terangnya.

Baca Juga: Bayi Perempuan Dibuang di Ember Bekas Cat Usai Dilahirkan

Orang nomor satu di Kabupaten Jember itu menuturkan bahwa berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur yang diterbitkan pada 28 Juli 2023, telah ditegaskan jika tabung elpiji 3 kg diperuntukkan hanya untuk rumah tangga dari keluarga tidak mampu.

"Kemudian untuk usaha mikro yang hasil penjualannya kurang dari Rp 50 juta. Kemudian nelayan dengan kapal kecil dan penangkap ikan kecil," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, tabung gas melon hanya boleh digunakan bagi petani kecil, yakni mereka yang memiliki lahan pertanian luasnya kurang dari setengah hektare.

Baca Juga: Viral Penampakan Berlubang di Langit Jember, Warganet: Akan Ada Bencana Besar?

"Serta petani yang masih menggunakan pompa air, dengan output daya,” ucapnya.

Maka dari itu, Hendy mengintruksikan seluruh jajaran Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Jember untuk menyosialisasikan info mengenai penggunaan tabung elpiji bersubsidi tersebut kepada warga di wilayahnya masing-masing.

"Dan memberikan imbauan bagi warga masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi yang ada di Desa/ Kelurahan setempat," tandasnya. je-01/cha

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU