Demokrat Uber Anies, Hitungan Dagangnya Mana...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M. Khadaffi
Raditya M. Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul ini saya buat sedikit provokasi. Tujuannya, agar tiga parpol yang mengusung tagline perubahan, tidak usrek terus mempersoalkan nama bakal cawapres Anies Baswedan. Sementara Anies, sampai akhir Agustus, di ruang publik terkesan cuek dan jual mahal.

Jejak digital yang saya punyai, partai pertama yang lebih dulu mendeklarasikan Anies Baswedan adalah NasDem. Saat itu yang paling garang mengeluh eluhkan Anies capres perubahan baru Surya Paloh.

SBY, Majelis Tinggi Partai Demokrat, saat itu adem ayem. SBY masih belum berkokok. Ibarat ayam jantan, SBY saat itu kayaknya menikmati masa masa tuanya (mandito). Kini setelah gegara gebrakan Suryo Paloh, dua parpol yaitu PKS dan Demokrat, tergetar. PKS, yang sejak awal beroposisi terhadap pemerintahan Jokowi, langsung merapat. Partai Demokrat yang saat itu tak jelas "kelaminnya" ( oposisi atau pro Jokow), juga ikut eforia pencapresan Anies.

Ternyata kini yang justru sering bersuara di ruang publik adalah kader kader Partai Demokrat. Mereka berteriak seperti sedang gelisah.

Terutama Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief.

Termasuk Deputi Bappilu Demokrat Kamhar Lakumani. Keduanya yang paling khawatir, AHY, anak sulung SBY, gak dihire sebagai bakal cawapres Anies? Pertanyaannya, kenapa Anies, yang keturunan pedagang Arab masih diam atas desakan kader Demokrat? Bisa jadi ini ada kaitannya dengan tabiat pedagang arab, fulus atau cuan.

 

***

 

Ada baiknya, saya ungkap silsilah keluarga Anies. Ini karena banyak yang belum tahu siapa sesungguhnya Anies Baswedan?

Sejauh ini, Anies masih dikenal sebagai seorang akademisi. Padahal ia juga berasal dari keluarga pedagang.

Saat mencalonkan Cagub DKI tahun 2017, jiwa dagangnya dimunculkan. Ia mencari cagub tajir, Sandiaga Uno.

Dalam silsilah Garis Keturunan Anies Baswedan, buyut & kakeknya bukan orang sembarangan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, sekarang digadang-gadang menjadi salah satu bakal calon presiden (capres) di Pemilu 2024 mendatang. Saat dideklarasikan oleh Surya Paloh, tak ada cuitan soal mahar. Memang hasil catatan jurnalistik saya, Surya Paloh, selama ini tak suka mahar-maharan dalam berpolitik.

Kembali ke Anies saya mencatat silsilah Keluarga Anies Baswedan, adalah keturunan dari Umar bin Muhammad Abdullah. Ia merupakan kakek buyutnya. Umar sendiri dikenal sebagai seorang pedagang Arab tersohor yang bermigrasi ke Indonesia sebelum abad ke-20.

Catatan jurnalistik saya, awal tahun 2023, publik dihebohkan oleh munculnya gambar berisikan surat utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno.

Surat itu menuliskan bahwa Anies meminjam uang sebanyak Rp 92 miliar saat sedang mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 lalu. Lah dhalah...!

Surat pernyataan itu berisi tujuh poin. Pada poin ketiga, Anies mengakui total telah meminjam Rp 92 miliar kepada Sandi yang diberikan dalam tiga tahap peminjaman.

Secara rinci, Rp 20 miliar pada tahap pertama 2 Januari 2017. Berikutnya, Rp 30 miliar di tahap kedua pada 2 Februari 2017. Lalu pada tahap tiga sebanyak Rp 42 miliar pada 9 Maret 2017.

Herannya, pasangan Anies-Sandi melaporkan total pengeluaran kampanye hanya Rp 64,7 miliar. Ini tradisi politisi kita. Pengeluaran paling besar adalah dana penyebaran bahan kampanye, termasuk membeli baju seragam senilai Rp 19,2 miliar. Sedang dana blusukan tercatat Rp 11,7 miliar, rapat umum Rp 6,5 miliar, pertemuan terbatas Rp 2,3 miliar, dan lain sebagainya.

Sedang pendapatan dana kampanye Anies-Sandiaga Uno, mencapai Rp 65,3 miliar. Dana itu berasal dari pasangan calon sebanyak Rp 63,3 miliar. Anies menyumbangkan anggaran Rp 400 juta, sisanya ditanggung Sandi. lha. Bukti Anies, cagub yang tidak mau boros urusan politik.

Kini soal dana capres 2024, Anies pasti tahu berapa dana capres tahun 2024?

Untuk pilgub DKI tahun 2017 saja, ia maju berani pinjam uang ke cawagub Rp 96 miliar. Praktis, ia hanya keluarkan tak sampai 2% .

Pada pilpres 2019, Sandiaga Uno mengeluarkan uang sekitar Rp 1 triliun untuk biaya kampanye Pilpres 2019. Logika saya Anies mau tak mau cari bacawapres 2024 berdana minimal Rp 1 triliun. Apakah AHY, mau merogeh koceknya minimal sebesar itu.?

Apalagi ada warning dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Periode 2014-2019 Fahri Hamzah. Fahri mengatakan biaya untuk menjadi calon presiden sebesar Rp 5 triliun. itu untuk pilpres tahun itu.

Publik terperangah! Angka yang dibeberkan Fahri, menunjukkan bahwa biaya politik di Tanah Air tidak lah murah. Demokrasi harus dibayar mahal.

Akal sehat saya berbisik, kenapa selama ini Anies tak terpancing dengan hiruk pikuknya kader Partai Demokrat usik bakal cawapresnya? Anies, masih diam. Ada apa?

Bisa jadi keterunan pedagang Arab ini nunggu 'pinangan' siapa cawapres tajir yang bisa memodalinya ikut pilpres 2024? Apa cukup hanya dana dari Surya Paloh saja?

Baik AHY maupun SBY, sampai kini, belum buka suara. Padahal SBY, pernah fight dengan Megawati. Pada tahun 2004, SBY keluar sebagai capres pilihan rakyat. Berapa dana capres SBY saat itu. Sampai kini suami Any Yudoyono, masih tutup mulut.

Bisa jadi, Anies nunggu AHY buka kartu, berapa dana yang disiapkan untuk menyokong Capres Perubahan. Diluar urusan fulus, langkah Anies menuju panggung Pemilu 2024 kelihatannya sudah semakin terbuka lebar. Mengingat saat ini tiga partai politik, yakni Nasdem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyatakan dukungannya kepada Anies. Dukungan dari ketiga partai tersebut, memenuhi syarat ambang batas pencapresan atau presidential threshold 20% yang menjadi tiket bagi Anies untuk melenggang ke Pemilu.

Kira kira yang belum adalah dukungan dana. Bila AHY melirik ingin dipilih jadi cawapresnya Anies, berani siapkan dana berapa? Anies bisa jadi bertanya, apa dana yang dihaturkan AHY nyucuk? kumaha Kang AHY? Bagaimana Cak AHY? Hayuk? ([email protected])

Berita Terbaru

Eko Yunianto  Siap All Out  Jalankan Perintah Bu Mega dan Maksimalkan Medsos

Eko Yunianto Siap All Out Jalankan Perintah Bu Mega dan Maksimalkan Medsos

Minggu, 23 Agu 2026 17:20 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 17:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Arahan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam konsolidasi internal kader PDIP se-Jawa Timur siap d…

Di Depan Bu Mega, PDIP Jatim Larang Kader Pasang Baliho, Wajib Aktif di Medsos

Di Depan Bu Mega, PDIP Jatim Larang Kader Pasang Baliho, Wajib Aktif di Medsos

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, melarang seluruh kader dan pengurus partai memasang banner di pinggir j…

Diikuti Ribuan Peserta, Turnamen Karate Danrem 082/CPYJ Cup Meriah

Diikuti Ribuan Peserta, Turnamen Karate Danrem 082/CPYJ Cup Meriah

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komandan Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara S.Hub.Int., M.Hub.Int., secara resmi membuka Kejuaraan Karate Open Turnamen Piala B…

Pasar Properti Bergeser ke Hunian Produktif, CitraLand Driyorejo Kenalkan Konsep Evander

Pasar Properti Bergeser ke Hunian Produktif, CitraLand Driyorejo Kenalkan Konsep Evander

Minggu, 23 Agu 2026 14:44 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Pengembang properti mulai menawarkan konsep hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga dapat dimanfaatkan u…

Gerakan Gebyar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Di Ponorogo Banjir Antusias Warga

Gerakan Gebyar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Di Ponorogo Banjir Antusias Warga

Minggu, 23 Agu 2026 14:23 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 14:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja…

Wujudkan Koperasi Sehat, DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto Tingkatkan Pengawasan dan Pembinaan

Wujudkan Koperasi Sehat, DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto Tingkatkan Pengawasan dan Pembinaan

Minggu, 23 Agu 2026 14:09 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Mojokerto terus meningkatkan…