Di Sumenep, Izin TUKS dan Sertifikat Tanah yang Dikeluarkan BPN Menjadi Atensi Publik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPW Brigade 571 Korwil Madura, Sarkawi bersama KSOP Kalianget, Taufiq di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Ketua DPW Brigade 571 Korwil Madura, Sarkawi bersama KSOP Kalianget, Taufiq di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Persoalan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) gersik putih dan surat sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN terus disoal. Kata Sarkawi.

Masalahnya ketidakjelasan pemerintah daerah dalam melakukan monitoring atas berdirinya TUKS, berikut sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN.

Polemik tersebut, menguatkan adanya dugaan permainan antara pengelola dan oknum-oknum terkait, makanya kata dia, yang memiliki peran atas pelaksanaan tersebut, dikumpulkan dan kita gelar materi bersama. Tegasnya

Ia juga mengatakan, pihaknya Sebagai lembaga control memiliki peranan penting di dalam melakukan pengawasan dan pendampingan hukum.

Apalagi kata dia, keberadaan Brigade 571 merupakan lembaga besar berkelas nasional yang memiliki visi misi untuk memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 

Selain itu sambungnya, peran organisasi memiliki tanggungjawab moral bagi bangsa indonesia untuk membela negeri tercinta. Tudingnya

Menurutnya, didalam organisasi yang memiliki cakupan luas di nusantara, tentu tidak akan main-main di dalam mengawal suatu pelanggaran yang berdampak kepada pencideraan hukum, seperti adanya tindak pidana korupsi, pelanggaran kode etik,  dan mark up anggaran. Jelasnya

"Saya tidak akan segan-segan mengungkap adanya sekandal permainan proyek di Sumenep, dan Madura pada umumnya, baik Proyek yang bersumber dari dana APBD maupun dari dana APBN"

Sebab kata Sarkawi, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, sebuah lembaga control harus menjalankan tugas  sebagai pengawasan terhadap pelaku program dalam melakukan pekerjaan fisik maupun anggaran.

" Pekerjaan fisik maupun pengadaan barang, baik yang bersumber dari dana APBD maupun APBN harus diawasi, setidaknya lembaga sebagai control untuk saling mengingatkan agar tercapainya keterbukaan publik"

Seperti saat ini, kata Sarkawi, pihaknya bersama Lembaga Brigade 571 tengah menyoal adanya pembangunan pelabuhan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) Gersik Putih di pelabuhan Kalianget.

" Keberadaan TUKS yang illegal dan tak kantongi izin itu dibiarkan beroperasi, padahal pemerintah mengetahui jika keberadaan TUKS itu masih disoal"

Kenapa dibiarkan, pemerintah daerah kok tak memiliki nyali untuk menghentikan keberadaan TUKS, ada apa, padahal jelas keberadaan TUKS itu belum memenuhi kriteria dan keberadaannya masih disoal.

Makanya, kata dia, pihaknya dari lembaga hanya mempertanyakan adanya izin, bukan bermaksud untuk menutup usaha orang, silahkan usaha tapi lengkapi administrasinya agar sama-sama diuntungkan  antara pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat. Jelasnya

apalagi, negara kita itu, negara hukum, jadi jalani prosedur sesuai dengan undang-undang yang berlaku, biar tak ada yang dirugikan atau merugikan sebagian masyarakat.

Terkait TUKS Gersik Putih di pelabuhan Kalianget itu, pihaknya sebagai lembaga control sering konsultasi kepada DPMPTSP, DLH, KSOP Kalianget, Perkimhub, dab BPN Sumenep.

Tujuannya, kata dia, hanya untuk  mengetahui siapa yang bermain di balik berdirinya TUKS yang sedang di soal tersebut. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…