Arek Bubutan dan Lakarsantri Curi Puluhan HP Mewah di Surabaya, Pasuruan dan Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua pelaku saat digelandang petugas. SP/Ariandi
Kedua pelaku saat digelandang petugas. SP/Ariandi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua komplotan spesialis pencurian handphone mewah lintas kota ditangkap polisi Surabaya. Puluhan handphone dari berbagai merek turut disita dari pelaku.

Kedua pelaku berinisial IH (33) warga Bubutan Surabaya dan APP (20) warga Lakarsantri Surabaya. Keduanya ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Karang Pilang pada Senin (4/9).

Kapolsek Karang Pilang Kompol A Rizky Fardian mengatakan terungkapnya sindikat pencurian handphone ini berawal dari laporan korban. Pelaku kemudian berhasil ditangkap karena handphone yang dicuri terdeteksi.

"Pada saat hilang, korban ini mencoba untuk backup data dari ponsel yang hilang. Kemudian menyambungkan ke laptopnya. Ternyata ada aplikasi yang masih tersambung dengan ponselnya. Setelah dicek berada di Karang Pilang," kata Rizky, Sabtu (9/8/2023).

Setelah dilakukan penyelidikan dan menemukan lokasi sinyal handphone tersebut mengarah ke lokasi kedua tersangka. Saat dilakukan penggerebekan petugas menemukan handphone milik korban yang sudah dikemas dan akan dikirim ke ekspedisi untuk dijual secara online.

"Ternyata saat dibuka (lokasi) Handphone korban yang dilaporkan hilang, sudah dikemas. Jenis handphone-nya iPhone 13," ungkap Rizky.

Di lokasi yang sama petugas menemukan setidaknya 45 unit handphone mewah berbagai merek. Rizky menduga puluhan handphone itu juga hasil kejahatan mereka. "Hasil dari yang kami dapatkan, seluruhnya patut diduga hasil dari kejahatan. Karena seluruhnya tidak ada dusbook," ungkap Rizky.

Dari hasil penyelidikan, kedua tersangka mengakui ada peran pelaku lain yang memasok merek handphone hasil kejahatan yakni VP (32) yang saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO. "Eksekutornya sedang kami lakukan pengejaran," ujar Rizky.

Dari keterangan pelaku, mereka telah beroperasi sekitar setahun ini. "Mereka ini komplotan antar daerah, bukan hanya di Surabaya. Ada di Pasuruan dan Sidoarjo," ungkap Rizky.

Rizky juga menyampaikan bagi korban yang merasa kehilangan handphone bisa mendatangi Polsek Karang Pilang dengan menunjukkan bukti kepemilikan.

"Jadi kami akan share seluruh IMEI ponsel yang berhasil disita dari tersangka. Apabila masyarakat merasa handphone tersebut adalah miliknya. Bisa datang ke Mapolsek Karang Pilang. Bisa diambil, gratis," tandas Rizky.

Sementara itu, salah satu tersangka yakni APP mengakui handphone tanpa dusbook itu dari kakaknya (VP) yang saat ini masih buron. Ia mengakui puluhan handphone tersebut hasil pencurian. "Iya dapat dari kakak. Rata-rata handphone ini dari hasil nyopet," ujar APP.

Handphone hasil curian itu, oleh kakak APP selama dijual di aplikasi belanja online dengan membuka dua akun. Untuk handphone merek iPhone 11, tersangka menjualnya seharga Rp 5 juta. Ari

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…