Anggota Yonif 511/Badak Hitam Blitar Bantu Pengobatan Penderita Hipospadia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kopda Doni Prasetyo saat menjemput Vilza Treananta. SP/Lestariono
Kopda Doni Prasetyo saat menjemput Vilza Treananta. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Karjan (55) warga Dusun Klepon Desa Sidodadi kecamatan Garum kabupaten Blitar tak dapat menyembunyikan kegembiraannya saat mengetahui cucunya dapat dioperasi di RST Soepraoen Malang atas penyakit yang menimpanya.

Sekedar informasi cucu Karjan yang bernama Vilza Treananta (14) mengidap Hipospadia, yakni kelainan pada saluran kencingnya yang menyebabkan ia tidak bisa kencing melalui lubang kencing tapi lewat saluran kulit bawah kemaluan.

Karjan menyebut kelainan yang diderita siswa kelas VII SMP itu dideritanya sejak kecil. Kini sang cucu tinggal bersama dengannya setelah orang tua Vilza memutuskan untuk bercerai.

"Cucu saya bila kencing menangis nahan sakitnya, karena kemaluanya depan tertutup, sudah saya periksakan di rumah sakit di Blitar sampai ke Malang, karena biayanya sampai puluhan juta rupiah, sampai saya putus asa," kata Karjan pada Surabaya Pagi, Senin (11/9).

Karjan yang sehari-harinya bekerja serabutan merasa terbantu setelah seorang TNI Kopda Doni Prasetya yang dinas di Yonif 511 Blitar bersedia menolongnya.

"Alhamdulillah Pak Doni dengan istrinya langsung membantu saya, ketika Pak Doni bersama istrinya ke rumah saya pada lebaran Hari Raya Idul Fitri, setelah saya sampaikan keluhan saya, Pak Doni langsung mau membantu, atas pertolongan dan cepatnya Pak Doni untuk menolong,  Alhamdulillah cucu saya bisa dioperasi di Rumah Sakit Tentara Soepraoen Malang," ungkap Karjan.

Sementara itu Kopda Doni Prasetyo menyampaikan bahwa hal itu pertolongan Allah semata, saat itu dirinya sedang Riyayan (silaturahmi hari Raya) di rumah Pak Karjan, untuk itulah Prajurit Badak Hitam ini bergegas untuk membantu, setelah mendengar keluhan Karjan.

"Saya mendengar keluhannya ketika saya dan istri silaturahmi hari Raya di rumah Pak Karjan, ketika itu Pak Karjan menceritakan keluhannya, dan langsung saya koordinasi dengan komandan saya, dan diperintah untuk segera dibantu, akhirnya saya koordinasi dengan senior saya di RST Soepraoen Malang, Pak Serma Suyono Setyawan, setelah saya diberi arahan untuk mengurus BPJS nya Vilza, setelah proses pengurusan selesai, Alhamdulillah adik Vilza bisa dioperasi," kata Kopda Doni Prasetyo.

Sedang pihak RST Soepraoen Malang langsung melakukan penanganan untuk operasinya Vilza Threananta, dan operasi selama 4 hari mulai tanggal 4 sampai 8 September dan tanggal 9 September operasi yang terakhir.

"Alhamdulillah operasi awal tanggal 4 sampai 8 September dan tanggal 9 September adik Vilza sudah diperbolehkan pulang, selanjutnya untuk perawatan dengan rawat jalan," tambah Kopda Doni Prasetyo pada Surabaya Pagi.

Rupanya kegigihan dalam membantu masyarakat Kopda Doni Prasetyo untuk kemanusiaan didengar oleh Danrem 081/ Dhirot Saha Jaya Madiun, Kolonel Inf H Sugiyono, ia merasa bangga dan kagum atas kepedulian prajuritnya Kopda Doni Prasetyo dalam membantu kesulitan masyarakat tanpa menunggu perintah.

"Saya selaku Komandan Korem 081 Madiun sangat Apresiasi atas upaya anggota kita Prajurit Yonif 511 Blitar Kopda Doni Prasetyo begitu tanggap dan langsung bergerak untuk membantu masyarakat, ini sekaligus bentuk implementasi atas perintah harian Bapak Kasad Jenderal Dudung Abdurahman, di mana saja berada TNI-AD harus hadir di tengah tengah Masyarakat yang senantiasa menjadi Solusi, untuk itu saya berharap, semoga semua ini dapat mengapresiasi bagi anggota lainya," harap Kol Inf H Sugiyono kepada seluruh jajaranya. Les

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…