Ratusan Warga Kota Mojokerto Terserang ISPA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Cuaca ekstrem di musim kemarau berdampak pada kesehatan warga Kota Mojokerto. Terbukti, dalam sebulan, ratusan warga terpapar infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Farida Mariana mengungkapkan, ISPA secara umum disebabkan karena infeksi virus atau bakteri.

Namun, teriknya cuaca di musim kemarau tahun ini juga semakin menambah jumlah warga yang terjangkit.

”Karena adanya perubahan iklim atau iklim yang ekstrem ini kan daya tahan tubuh jadi turun ya. Jadi, gampang banget kena (ISPA),” terangnya kemarin.

Karena itu, dalam sebulan terakhir jumlah kasus ISPA mengalami peningkatan. Dinkes PPKB mencatat, selama Agustus jumlahnya mencapai 800 kasus.

Dari angka tersebut, ISPA menempati urutan empat besar penyakit yang paling banyak ditangani di seluruh puskesmas se-Kota Mojokerto.

Farida mengatakan, gejala ISPA ditandai dengan munculnya keluhan menyerupai flu. Sehingga, penyakit yang menyerang sistem pernapasan atas ini lebih rentan dialami balita dan anak-anak.

”Gejala kayak flu biasa, akhir-akhir ini memang agak banyak,” urainya.

Dari 800 kasus, sekitar 19,8 persen atau 159 kasus di antaranya dialami bayi usia 0-4 tahun.

Selebihnya menyerang usia anak usia 5-14 tahun (194 kasus), dewasa 15-44 tahun (146 kasus), dan selebihnya dialami lansia.

Diperkirakan, jumlah kasus akan bertambah di bulan September ini akibat cuaca panas. Untuk mengantisipasinya, tandas Farida, cukup dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Termasuk diimbangi dengan menjaga pola makan, olahraga, dan istirahat yang cukup. ”Karena panasnya ekstrem, harus banyak minum air putih juga,” tandas dia.

Di samping itu, pencegahan juga bisa dilakukan dengan memakai masker. Karena untuk menghindari paparan debu dan penularan virus.

”Misalkan di lingkungan kerja atau sekolah ada yang flu kan cepat banget nular. Di sini fungsi masker masih sangat relevan,” pungkas Farida. Dwi

Berita Terbaru

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

SurabayaPagi, Tuban – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat sistem transmisi listrik di Kabupaten Tuban, Jawa T…

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI com. Sidoarjo - Demi mewujudkan optimalisasi penerimaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) perlu sinergi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat…

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi seorang pria yang diduga kerap mempertontonkan alat kelaminnya kepada perempuan yang melintas di jalan sepi di wilayah K…

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – ASUS memperkuat layanan purnajual untuk pengguna laptop di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang masa g…

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …