Sri Mulyani Usulkan PMN Untuk 3 BUMN pada Tahun Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati. (foto : Dok. Kemenkeu)
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati. (foto : Dok. Kemenkeu)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan Indonesia Usulkan penyertaan modal negara (PMN) pada tahun depan dan cair pada kuartal I 2024. Adapun PMN ini diberikan kepada 3 BUMN.

Badan usaha milik negara yang diusulkan mendapat PMN adalah PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp 18,604 triliun, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) sebesar Rp 3,556 triliun, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. sebesar Rp 6 triliun. Jumlah PNM yang akan digelontorkan tersebut sebesar Rp 28,16 triliun.

Adapun suntikan modal negara yang diberikan kepada masing-masing BUMN ini terkait penyelesaian pembangunan, penyelesaian pengalihan polis, dan permodalan.

Suntikan modal negara yang ditujukan ke Hutama Karya untuk penyelesaian Tol Trans Sumatera tahap 1 dan investasi pada proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi serta Tol Kayu Agung-Palembang-Betung.

Sementara, PMN untuk BPUI akan digunakan untuk penguatan kapasitas permodalan IFG Life dalam menyelesaikan pengalihan polis hasil restrukturisasi dari PT Asuransi Jiwasraya.

Selanjutnya, PMN kepada Wijaya Karya ditujukan untuk penguatan struktur permodalan dalam mendanai proyek PSN yang sedang dikerjakan.

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI, Jakarta, Selasa (12/09/2023). Sri Mulyani mengatakan bahwa PMN ini akan dicairkan pada awal tahun 2024.

"Dalam rapat panja asumsi dasar dan pendapatan defisit serta pembiayaan yang sudah dibahas dalam Banggar, kita menyebutkan PMN pada 3 BUMN yang akan dicairkan pada awal tahun 2024, atau triwulan I 2024," jelas Sri Mulyani.

Dirinya juga meminta untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan Komisi XI.
"Maka kami mohon untuk bisa dilakukan pembahasan dengan Komisi XI karena timing PMN ini juga menentukan kesehatan dari BUMN-BUMN tersebut," sambungnya. jk-08/Acl

Berita Terbaru

Heboh! Penemuan Sarang Tawon Mematikan ‘Vespa’ Berukuran 1,5 Meter di Trenggalek

Heboh! Penemuan Sarang Tawon Mematikan ‘Vespa’ Berukuran 1,5 Meter di Trenggalek

Rabu, 08 Apr 2026 14:14 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Baru-baru ini, warga di Dusun Soho, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Trenggalek menemukan sarang tawon mematikan berjenis ‘Vespa’ y…

Diduga Usai Santap Menu Sayur Berlendir MBG, Siswa SDN Mojokendil Nganjuk Keracunan

Diduga Usai Santap Menu Sayur Berlendir MBG, Siswa SDN Mojokendil Nganjuk Keracunan

Rabu, 08 Apr 2026 14:07 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Kasus terkait keracunan akibat menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, tiga siswa di SDN Mojokendil,…

Satlantas Polres Gresik Sabet Penghargaan Teraktif 2 dari Polda Jatim

Satlantas Polres Gresik Sabet Penghargaan Teraktif 2 dari Polda Jatim

Rabu, 08 Apr 2026 13:59 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Berkat kinerja yang aktif dan k…

Borong 11 PROPER Emas KLH 2025, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

Borong 11 PROPER Emas KLH 2025, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

Rabu, 08 Apr 2026 13:20 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Green Leadership PROPER dalam a…

Kontraktor Tak Sepakati Nilai Ganti Rugi Hasil Audit BPKP, Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Tertunda

Kontraktor Tak Sepakati Nilai Ganti Rugi Hasil Audit BPKP, Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Tertunda

Rabu, 08 Apr 2026 13:08 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Kelanjutan proyek rehabilitasi Alun-Alun di Kota Kediri masih terkendala perbedaan nilai ganti rugi pembayaran antara pemerintah dan…

Dinilai Tak Adil! Sosialisasi Parkir Digital Berakhir Ricuh, Jukir Minta Bagi Hasil 70 Persen dan Pemkot 30 Persen

Dinilai Tak Adil! Sosialisasi Parkir Digital Berakhir Ricuh, Jukir Minta Bagi Hasil 70 Persen dan Pemkot 30 Persen

Rabu, 08 Apr 2026 13:03 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi akan menetapkan parkir digital dengan menggelar sosialisasi kepada juru parkir…