SMKN I Kalianget Dibuka

Kuasa Hukum Pemkab Berpesan, Kepentingan Umum Dilindungi oleh Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Muhammad Siddik, SH, MH, Kuasa hukum Pemkab Sumenep, bersama reporter Surabaya pagi Sumenep. SP/Faisal
H. Muhammad Siddik, SH, MH, Kuasa hukum Pemkab Sumenep, bersama reporter Surabaya pagi Sumenep. SP/Faisal

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - H. Muhammad Siddik, SH,MH, Kuasa hukum pemerintah Daerah Kab. Sumenep, telah membuka penyegelan SMKN I Kalianget kemarin.

Saat ditemui reporter Surabaya pagi, Siddik sapaan akrabnya, mengaku jika pembukaan segel itu dilakukan bersama aparat kepolisian.

Menurutnya, tindakan penyegelan itu adalah pekerjaan konyol dan biadab, sementara kita hidup di Negara hukum, jadi, selesaikan dulu secara hukum, delik perkaranya, baru proses akhirnya seperti apa. Ungkapnya

" Sekolah itu bersifat umum, jadi apapun yang bersifat umum itu dilindungi oleh negara, makanya saya katakan penyegelan itu tindakan konyol dan biadab, karena mereka tidak mengerti dasar hukumnya"

Jadi, kata Siddik, begitu saya terima surat kuasa dari Pemkab, langsung saya eksekusi dan melakukan pembukaan segel di SMKN I Kalianget. Ungkapnya

" Melakukan penyegelan itu apa dasarnya, karena merasa memiliki hak atas tanah yang dibangun diatas gedung sekolah, lalu pembangunan Gedung Sekolah yang dibangun itu milik siapa, jadi pemerintah juga punya hak untuk membukanya".

Untuk hal lain, kata Siddik, ayo selesaikan secara hukum, bukan melakukan tindakan yang berakibat kepada pemberhentian proses belajar mengajar (KBM) di lingkungan sekolah, khususnya di SMKN I Kalianget. Tudingnya

" Jika ada persoalan yang bersifat hukum, ayo selesaikan perkaranya lewat jalur hukum, supaya ada titik temu antara persoalan dan permasalahannya, baru setelah itu kita carikan solusi atau jalan keluarnya" 

Kalau penyegelan itu dilakukan sepihak, lalu siapa yang dikorbankan, anak-anak bangsa terlantar, seharusnya mereka bersekolah, mereka apatis melihat sekolahnya tempat mereka belajar di segel. Jelasnya

" Makanya saya katakan, tindakan penyegelan itu mencederai hukum, dan konyol serta biadab. Dalam hidup itu tidak ada namanya jalan buntu, yang ada hanya jalan panjang, makanya kita terus berproses untuk mencapai kesuksesan"

Tentu, kata Siddik, berproses itu untuk selalu menemukan solusi dari setiap persoalan yang datang, tidak untuk mencari pembenaran atau pembelaan dari perkara yang salah, tetapi mencari solusi untuk kebaikan bersama. 

" Saya manusia biasa, salah dan lupa adalah sifat saya sebagai manusia, tapi saya selalu belajar mengkaji persoalan, tujuannya supaya saya bisa berbuat sesuai dengan aturan, Jadi, hidup itu diatur oleh undang-undang, baik undang-undang agama, maupun undang-undang negara. 

Siddik, berpesan untuk siswa SMKN I Kalianget, bertepatan pada hari senin 25 September 2023 sekolah SMKN I Kalianget kembali masuk normal, diharapkan, semua siswa-siswi untuk kembali menikmati proses belajar dengan tenang dan damai. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…