Jokowi: Orang Korpri 'Bodoh-bodoh'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo minilai pegawai Korpi bodoh bodoh. Indikasinya, mengumpulkan uang semua jadi APBN, jadi APBD. Tapi belanjanya malah barang impor, bodoh.

Presiden Jokowi kembali menggunakan kata 'bodoh' untuk mengungkapkan kejengkelannya terkait kebiasaan instansi pemerintah mulai dari pusat dan daerah belanja barang impor.

Kata 'bodoh' itu ia lontarkan saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Rakornas Korpri pada Selasa (3/10/2023).

Kata itu ia pakai karena sampai dengan saat ini dana APBN, APBD dan uang BUMN masih banyak yang dipakai untuk membeli barang impor. Data yang dimilikinya, sampai dengan saat ini, porsi dana APBN yang dipakai untuk belanja barang impor masih 31 persen.

 

Program Belanja Dalam Negeri

Presiden menekankan program belanja produk dalam negeri kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Menurutnya, sampai saat ini belanja produk dalam negeri oleh instansi pemerintah masih minim.

Padahal, kata Jokowi sangat sulit mengumpulkan penerimaan negara, mulai dari pajak, retribusi, PNBP, loyalti, dividen BUMN, hingga urusan bea cukai. Menurutnya, sangat bodoh apabila penerimaan negara yang sudah dibentuk jadi APBN dan APBD masih dibelikan produk impor oleh instansi pemerintah.

"Sangat sulit mengumpulkan itu semua jadi APBN, jadi APBD. Kemudian belanjanya malah barang impor, bodoh sekali kita. Sampaikan ke semua dinas, kita kumpulkan pendapatan sulit sekali," ungkap Jokowi dalam sambutannya di Rakornas Korpri 2023 yang disiarkan virtual, Selasa (3/10/2023).

 

Bodoh Sekali

Jokowi, menilai pembelian barang dan jasa pemerintah secara impor tidak memiliki daya ungkit ekonomi. Semakin banyak impor, justru negara lain yang untung.

"Selalu saya ingatkan, impor ini tidak memiliki trigger ekonomi terhadap produk UMKM dan perusahaan dalam negeri. Malah berikan trigger ekonomi ke negara lain. Apakah benar seperti ini," sebut Jokowi.

Jokowi mengaku sudah sangat sering mengingatkan instansi pemerintah untuk belanja produk dalam negeri. Namun sampai saat ini masih juga realisasi belanja produk dalam negeri oleh instansi pemerintah minim.

"Bodoh sekali kita, hati-hati ini saya sampaikan pada semua dinas, kalau kita kumpulkan pendapatan itu sulit sekali, income daerah, negara sulit sekali kemudian belanjanya barang impor," tegasnya.

Tahun 2023 sudah menyisakan 3 bulan, namun paling besar belanja produk lokal oleh instansi pemerintah baru 69% saja.

"Tadi pagi saya cek, sarapan pagi saya itu data. Realisasi belanja produk dalam negeri, dari APBN baru 69%, dadi APBD lebih rendah lagi 56%. Nggak tahu ini yang dibeli apa kecil banget. Kita pantau terus. BUMN 46%. Gimana mau gerakkan UMKM kita? Gerakkan ekonomi kita kalau belanja aja masih tidak orientasi ke produk dalam negeri," papar Jokowi. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) menegaskan aturan ketat…